Tidak Melaut, Bupati LAZ  Berikan Bantuan kepada Nelayan Pantai Endok Desa Taman Ayu

Tidak Melaut, Bupati LAZ  Berikan Bantuan kepada Nelayan Pantai Endok Desa Taman Ayu

​Lombok Barat suararinjani.com – Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), menunjukkan komitmennya dengan turun langsung meninjau dampak abrasi di pesisir Pantai Endok, Desa Taman Ayu, Sabtu (24/01/2026). Meski kondisi cuaca  sedang ekstrem dengan angin kencang dan hujan yang bisa saja mengguyur, peninjauan tetap dilakukan untuk memastikan kondisi warga pesisir tetap aman.

​Turut hadir mendampingi Bupati dalam kunjungan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat H. Akhmad Saikhu, sejumlah jajaran OPD terkait, serta Kepala Desa Taman Ayu, M. Tajuddin.

​Cuaca buruk yang terjadi belakangan ini, ditambah kondisi pesisir pantai yang mengalami abrasi, membuat para nelayan di Desa Taman Ayu praktis tidak bisa melaut. Menanggapi situasi sulit ini, Bupati LAZ menyalurkan bantuan beras dan kebutuhan pokok lainnya.

​“Di tengah situasi iklim yang tidak menentu ini, empati pemerintah harus hadir. Saya menyadari bantuan ini mungkin tidak cukup untuk selamanya, namun ini adalah bentuk perhatian kami untuk meringankan beban harian bapak-bapak nelayan yang sedang tidak bisa bekerja,” ujar Bupati LAZ di pemukiman penduduk.

​Selain masalah alam, Bupati juga menanggapi keluhan Kepala Desa M. Tajuddin mengenai kerusakan jalan kabupaten di wilayahnya. Kerusakan tersebut diperparah oleh aktivitas kendaraan berat pengangkut semen dan galian C yang melampaui kapasitas beban (Tonase) jalan.

​Selanjutnya Bupati LAZ akan segera bersurat ke Pemerintah Provinsi dan Pusat untuk penanganan abrasi permanen, karena kewenangan teknis penanganan wilayah pesisir pantai.

​“Jangan sampai kita hanya fokus memperbaiki jalan yang sama terus-menerus karena beban berlebih, sementara wilayah lain juga butuh pembangunan,” tegasnya.

​Ia juga meminta adanya kontribusi nyata dari perusahaan pengguna jalan dalam pemeliharaan infrastruktur di Desa Taman Ayu.

​Kegiatan ini diakhiri dengan diskusi bersama warga untuk menyerap aspirasi lebih lanjut mengenai keamanan permukiman dari ancaman gelombang pasang. (W@N)

Bagikan Berita

Share this post