Lombok Tengah, suararinjani.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama MIM Foundation menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak banjir di Desa Kabul, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (30/1/2026).
Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Desa Kabul sebagai bentuk kepedulian PWI NTB dan MIM Foundation terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam. Bantuan yang disalurkan berupa 340 paket sembako, mengacu pada laporan resmi dan data kejadian bencana dari BPBD Provinsi NTB.
Jumlah bantuan tersebut disesuaikan dengan data 145 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir berdasarkan laporan update bencana dari pemerintah daerah setempat.
Program kemanusiaan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) tingkat lokal di NTB yang dijadwalkan berlangsung pada Februari 2026. Melalui momentum HPN, PWI NTB tidak hanya menggelar agenda jurnalistik, tetapi juga memperkuat peran sosial di tengah masyarakat.
Ketua PWI NTB Ikliluddin hadir langsung dalam penyerahan bantuan, didampingi Sekretaris Fahrul Mustofa, jajaran pengurus PWI NTB, serta disaksikan langsung oleh Kepala Desa Kabul Sahurim bersama perangkat desa.
Dalam keterangannya, Ikliluddin menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kontribusi nyata insan pers dalam mendukung penanganan bencana.
“Melalui Tim Bansos HPN 2026, kami berupaya bergerak cepat dan terkoordinasi dalam membantu masyarakat terdampak. Bantuan ini kami salurkan berdasarkan data resmi dari BPBD agar tepat sasaran dan dapat meringankan beban warga,” ujar Ikliluddin.
Ia menambahkan, PWI NTB mengorganisasi sumber daya manusia, peralatan, logistik, serta sistem komunikasi secara terpadu agar distribusi bantuan berjalan efektif dan transparan.
Sementara itu, Kepala Desa Kabul Sahurim menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian PWI NTB serta MIM Foundation kepada warganya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PWI NTB dan MIM Foundation atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada warga Desa Kabul. Kehadiran PWI NTB sangat membantu masyarakat kami di tengah kondisi bencana yang terjadi,” kata Sahurim.
Berdasarkan laporan BPBD NTB, banjir di Kabupaten Lombok Tengah dipicu oleh curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir, yang menyebabkan meluapnya saluran drainase dan sungai di sejumlah wilayah. Ratusan rumah di beberapa kecamatan dilaporkan sempat terendam, termasuk di Praya Barat Daya.
Selain menyalurkan bantuan logistik, PWI NTB juga berencana melakukan pendampingan informasi kebencanaan, termasuk edukasi mitigasi risiko banjir kepada masyarakat melalui publikasi media dan kampanye sadar bencana.
Melalui sinergi dengan MIM Foundation dan pemerintah daerah, PWI NTB menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam penanganan bencana, pemulihan sosial, serta penguatan ketahanan masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Barat. (ang)