Kabag Ekonomi : Dua BUMD Lotim Akan Mampu Bangkit Menjadi Lebih Baik

Kabag Ekonomi : Dua BUMD Lotim Akan Mampu Bangkit Menjadi Lebih Baik

Lombok Timur, SR – Dua BUMD Kabupaten Lombok Timur yakni PD. Selaparang Agro dan PT. Energi Selaparang diklaim akan mampu bangkit setelah sempat mengalami masa terpuruk dalam kurun waktu 2 tahun terakhir.

Disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) Lotim L. Muhamad Irwan, S.Sos., selama ini 2 BUMD tersebut belum mampu meberikan kontribusi peningkatan PAD karena Direktur Utama dan jajaran direksinya  selama Covid-19 melanda  tidak bisa bekerja maksimal. Sementara untuk  penggajian kariawannya  tetap terbayarkan.

“BUMD kita baru mau bangkit, setelah mengalami masa terpuruk yakni saat Cavid-19 kemarin”, katanya kepada Suara Rinjani pada Kamis, (23/06).

Masih kata Lalu Muhamad Irwan, ditahun 2022 ini BUMD Lotim baru akan mulai bangkit dengan pemberian penyertaan modal. Pertama untuk PT. Selaparang Energi yang ada di Kec. Labuhan Haji dengan penyertaan modal sebesar 1 milyar rupiah.

“Selaparang Energi itu kita ada penyertaan modal sebesar 1 Milyar untuk membangkitkan semangat produksi dari BUMD kita di Lombok Timur,” ungkapnya.

Menurutnya, penyertaan modal sangat penting mengingat  ada SPBUN Nelayan yang menjadi potensi Lombok Timur  yang mampu menghasilkan keuntungan puluhan juta setiap bulannya. Namun, beberapa bulan yang lalu sempat tidak jalan karena izinnya yang sudah tidak berlaku lagi. “Nah itu yang kita jadikan skala prioritas,” imbuhnya.

Kemudian untuk Pabrik Air Mineral PD. Selaparang Agro yang ada di Kec. Aikmel akan di buat menjadi prioritas kedua dengan memperbaiki mesin mesin yang rusak. Pihaknya juga sudah   melakukan analisa terhadap kebutuhan konsumen setiap harinya yang terbilang cukup besar, sehingga dibutuhkan mesin yang lebih besar.

“Kalau bisa di tahun yang akan datang kita dapat penyertaan modal lagi untuk kita bisa prioritaskan,” harapnya.

Menurutnya, konsumen air mineral yang banyak dengan hasil produksi air yang kecil membuat Perusahaan milik daerah tersebut tidak bisa maksimal dalam mendatangkan PAD.

“Untuk beli mesin 500 juta saja untuk kafasitas yang besar,  saya yakin BUMD kita akan bangkit”, imbuhnya.

 PD.  Selaparang Agro dinilai sangat potensial karena mengarah kepada kebutuhan dari para nelayan tentang kebutuhan es batu. Sehingga menjadikannya sangat prioritas bagi BUMD yang ada di Kecamatan Aikmel. Dinilainya, PD Selaparang Agro mesin pabrik esnya belum memadai, sehingga produksinya belum maksimal karena jumlah konsumen yang besar.

“Itu yang jadi pemikirian kita, kita sangat butuh mesin yang lebih besar untuk menyuplai kebutuhan konsumen,” terangnya.

Kabupaten Lombok Timur saat ini memiliki beberapa BUMD sebagai penopang PAD diantaranya PT. Energi Selaparang, PD. Selaparang Agro, Selaparang Financial, dan PDAM.

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dibentuk  untuk menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD). BUMD juga hadir untuk memfasilitasi aktivitas masyarakat secara optimal sesuai bidang usaha masing-masing. Dimana, keberadaan  BUMD harus dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati  H.M. Sukiman Azmy pada saat melantik jajaran jajaran PT. Energi Selaparang dan PD. Selaparang Agro di Ruang Rapat Bupati beberapa waktu yang lalu. (Yat)

Bagikan Berita

Share this post