Hadiri Halal bi Halal PGNW, Sekda Taopik Sampaikan Peningkatan IPM Lotim

Hadiri Halal bi Halal PGNW, Sekda Taopik Sampaikan Peningkatan IPM Lotim

LombokTimur suararinjani.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Lotim H.M.Juaini Taofik, mewakili Bupati Lotim H.M.Sukiman Azmy, menghadiri kegiatan Halal bi Halal Persatuan Guru Nahdlatul Wathan Kabupaten Lombok Timur, di Pendopo Bupati Senin (08/05).

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan sudah semestinya kerjasama Pemda di bidang pendidikan harus tetap dilakukan. Salah satu raport resmi dari pemerintah kata dia adalah Human Indeks Development atau  Indeks Pembangunan Manusia dalam mengukur kinerja pemerintah daerah dengan masyarakatnya. Salah satunya adalah kerjasama dalam meningkatkan dunia pendidikan guna mengentaskan kemiskinan dan kebodohan.

Terbukti dari torehan capaian IPM Lombok Timur yang mengalami kenaikan 2 digit dari ranking atau peringkat 9 di tahun 2019 naik menjadi ranking atau peringkat ke – 7 di tahun 2022.

“Pemda Lotim harus pandai  bersyukur mengingat trending IPM ditahun 2019 Lotim dirangking – 9  bisa naik 2 digit ke ranking ke -7 di tahun 2022. Hal itu terlaksana tentu tidak lepas dari jasa para guru di setiap satuan Pendidikan,”tuturnya.

Kata Sekda Taofik, ada tiga komponen yang harus tetap berjalan guna mempertahankan bahkan meningkatkan capaian IPM melalui sektor Pendidikan. Pertama adalah Kolaborasi, dimana semua guru harus bisa berkolaborasi terutama pada harapan lama sekolah. Agar para pemuda yang putus sekolah melalui organisasi organisasi kemasyarakan yang ada bisa terakomodir sehingga mereka tidak putus asa.

“Rata – rata lama sekolah juga berpengaruh terhadap Kecerdasan Intelektual. Sehingga meskipun masa lama sekolah mereka tidak lama tapi mereka pintar, itu akan membuat warga tidak dibodoh – bodohi ketika mereka mencari kerja,” tandasnya.

Ia juga menyebut capaian prestasi Lombok Timur yang dirilis Harian Kompas.com Dimana Kompas merilis  dari 514 kabupaten lebih yang ada di Indonesia, Kabupaten Lotim masuk ranking 3  Indeks Layak Huni sementara 4 masuk ranking 4 setelah dilihat dan dinilai dari banyak aspek oleh ahli demografi. Diantaranya penilaiannya aspek lingkungan, kondisi sosial dan potensi ekonomi dan infrastruktur.

“Hikmah yang bisa diambil para guru harus bisa mendidik generasi kedepan agar lebih cerdas, agar siap menjadi tuan rumah di daerah sendiri,” imbuhnya.

Kedua lanjutnya, adalah  Komunikasi,  mengingat siapapun,  kata  Kak Ofik sapaan akrabnya yang pintar merawat komunikasi atau memiliki ilmu komunikasi yang  bagus pasti akan menghasilkan banyak keuntungan positif dalam kehidupannya.

Ketiga adalah Kritikal, ia meminta k pada semua tokoh baik tokoh publik maupun tokoh agama dan tokoh pendidikan  agar legowo pada saat menerima kritikan. Mengingat, menurut Sekda kritik adalah akan menjadi input yang akan membangun dan akan memberi manfaat bagi diri sendiri bahkan orang lain. “Mari kita memberikan kritik dengan cara yang santun,”pungkas Sekda Lotim.

Sebelumnya, Ketua PD PGNW Lotim H.Lalu Budi Karyawan, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Lotim yang selalu memberikan tempat atau ruang dalam setiap kegiatan bagi Persatuan Guru Nahdlatul Wathan (PGNW).

Ia menambahkan acara Halal Bihala PGNW adalah momentum mempererat tali silaturahmi dan meneruskan cita cita Pahlawan Nasional asal NTB dalam memajukan pendidikan khususnya di NTB.

“Apa yang kami lakukan di PGNW ini adalah meneruskan cita – cita guru kami sekaligus pendiri PBNW Malauna Syeikh TGKH.Zainuddin Abdul Majid”, tuturnya. (yat)

Bagikan Berita

Share this post