Mataram, suararinjani.com – Pimpinan Wilayah (PW) Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan PW (HIMMAH NW) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) Ke-1 di Hotel Grand Madani, Mataram Sabtu (22/07). Mukerwil PW HIMMAH NW NTB tersebut dihadiri Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah, Ketua Umum Pimpinan Pusat HIMMAH NW, Muh Alwi Parhanudin, tokoh NW, dan sejumlah tamu undangan.
Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah, dalam sambutannya mengharapkan Mukerwil itu dapat merumuskan program kerja yang sederhana namun bisa menggerakkan aktivitas organisasi.
“Pikirkan yang simpel-simpel saja, yang penting itu mampu menggerakkan dan menyemangati anda menggerakkan aktivitas organisasi,” harapnya.

Ketua Umum Pimpinan Pusat HIMMAH NW, M Alwi Parhanudin menegaskan, Mukerwil PW HIMMAH NW NTB selain mencanangkan program unggulan, juga agar mengoptimalkan pengawalan kaderisasi pasca WAPA 1 di jenjang komisariat. Selain itu, Alwi juga menekankan Mukerwil itu harus melahirkan rekomendasi yang kontekstual khususnya terkait dinamika politik di NTB.
“Momentum mukerwil ini sangat tepat untuk mengajukan rumusan-rumusan penyatuan, terutama antar elite NW agar kekuatan sosial politik dapat terkonsolidasi dengan baik,”katanya.
“Saya kira agenda-agenda penyatuan, kolaborasi dan konsolidasi para elite dan aktor internal itu harus disuarakan, tentunya dimulai dari kalangan intelektual muda, yaitu HIMMAH NW,” tutupnya.
Sebelumnya, Ketua PW HIMMAH NW NTB, Lukman Hakim menyampaikan Mukerwil ini akan berlangsung selama 2 hari dengan tujuan utama menggali inovasi-inovasi yang kemudian menjadi tolak ukur gerakan-gerakan Himmah NW kedepan.
“Musyawarah kerja wilayah ini untuk merumuskan program-program kerja selama 3 tahun ke depan,” jelasnya.
Lukman menuturkan rumusan program kerja yang akan dicanangkan bagaimana memposisikan kader sesuai dengan porsinya kemampuannya.”Memosisikan keadaan sesuai dengan porsinya adalah bagaimana kita harus melirik kader yang berkualitas di bidangnya. Mari kita posisikan sesuai pada tempatnya,”tuturnya.
Lanjut Lukman, yang kedua tentunya kita di kepengurusan PW tahun 2023-2026 mampu membangun kolaborasi program kerja antar pemerintahan provinsi.
“Kita tidak bisa berdiri sendiri, walaupun secara kualitas kita banyak. Kita harus ingat, kita ini manusia saling membutuhkan, artinya di sana bahwa mari kita bangun kolaborasi program antar pemerintah provinsi,”katanya.
Dihadapan Gubernur NTB, Lukman menegaskan kepemimpinan Zulkieflimansyah dalam dalam membangun NTB terus berjalan sesuai dengan visi misinya.
“Mari kita bangun kolaborasi dan sinergitas antyar Pemerintahan Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan Himmah NWuntuk kemajuan daerah NTB,”pungkasnya. (red)