Command Center  Menuju Terwujudnya Program Smart City Nasional

Command Center  Menuju Terwujudnya Program Smart City Nasional

Lombok Timur, SR –  Lounching Command Center atau Pusat Kendali Kabupaten Lombok Timur berlangsung sukses. Acara yang  dihadiri Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Propinsi Nusa Tenggara Barat bersama semua Forkopimda  dan Camat lingkup Kabupaten Lombok Timur pada Kamis, (24/02) tersebut guna menjawab permintaan pemerintah pusat atas Lombok Timur yang merupakan pilot project daripada program  Smart City Nasional.

Kepala Dinas Kominfo Dan Persandian Ahmad Masfu dalam sambutannya menjelaskan Command Center terkoneksi dengan program  Smart City Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang masuk skala prioritas pembangunan nasional.

“Dimana, Lombok Timur sendiri adalah daerah penyangga Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika (KEK) yang saat ini terus berbenah,”katanya.

Dijelaskannya  Visi Command Center adalah murni mendukung suksesnya Smart City di kawasan tersebut dengan melibatkan semua stakehoulder terkait. Sementara misinya adalah memanfaatkan Tekhnologi informasi dan Sumber Daya Manusia di era digitalisasi sebagai alat untuk mewujudkan harapan itu.

Lebih jauh dipaparkan  aksi yang sudah dibangun Pemerintah Daerah adalah membangun Pusat Data. Kemudian dilanjutkan dengan membangun jaringan internet lingkup Pemerintah Daerah dengan Aerial optik diseluruh OPD dan Kecamatan. “Meskipun diakuinya untuk saat ini jangkauannya untuk tingkat Kecamatan hanya Kecamatan Selong dan Kecamatan Sukamulia yang sudah terpasang. Artinya, ada 19 kecamatan yang masih belum terpasang,”ujarnya.

Dijelaskan juga, sejauh ini pihaknya sudah memasang CCTV di tempat tempat strategis. Hingga saat ini sudah terpasang 12 CCTV diareal publik yang rencana kedepannya akan dipasangkan di setiap OPD  dan beberapa areal lain.

“Dimana, harapannya nanti keberadaan CCTV akan memudahkan pimpinan daerah mengambil kebijakan dengan sistem kontrol 1 pintu terkait hasil monitoring atau pengawasan di lingkup Pemerintahan Kabupaten Lombok Timur,”jelasnya.

Ahmad Masfu menyebut ada beberapa capaian kerja Dinas Kominfo Dan Persandian  yang sudah di raih  diataranya  terbangunnya Data Center, jaringan antar OPD, Command Center, CCTV dan aplikasi Lotim GO dan Lotim One.

Di akuinya juga bahwa ada beberapa kendala lain yang masih di hadapi. Diantaranya  tidak semua OPD, Kecamatan dan desa mempunyai Pusat Data. Kedua dalam setiap OPD untuk mengintegrasikan data  perlu perizinan tertentu dengan Kementerian pada Dinas terkait agar bisa dimasukkan ke Data Center. Berikutnya, masih minimnya kualifikasi SDM yang dimiliki dan kurangnya peralatan penunjang untuk perawatan.

Saat ini  kendala lain yang dihadapi  adalah ketersediaan Bandwidth yang  hanya bisa mengoperasikan Command Center hingga akhir Maret tahun ini. Sementara kedepannya  pihaknya sudah mengkonsultasikan dengan pihak penyedia anggaran dengan harapan bisa disupport anggaran Bandwidthnya hingga akhir Desember 2022.  

“Harapan kita tentunya ada keterlibatan SDM, akses internet yang berkelanjutan, adanya pusat data di semua OPD, kecamatan dan desa,” tutupnya.

Bupati Lombok Timur yang diwakili Sekda Drs. H.M.Juaini Taofik dalam sambutannya, menyampaikan kepada seluruh pihak yang terlibat agar bersama sama  mewujudkan harapan pemerintah daerah guna pemanfaatan pusat kendali yang diluncurkan tersebut dengan baik. Dimana, kedepannya keberadaan fasilitas ini dapat dirawat dan dimanfaatkan secara optimal, serta terus ditingkatkan daya gunanya.

“Pemda akan terus meningkatkan daya dukungnya dengan prinsip efisiensi, mengingat kondisi keuangan daerah saat ini,” tuturnya.

Sekda menambahkan kerja sama tim adalah  salah satu faktor internal yang harus mendapat perhatian agar terus dipelihara dan ditingkatkan. “Kerja sama tim ini tidak melulu dalam lingkup Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian, melainkan juga melibatkan seluruh OPD. Karena hal tersebut menyangkut data dan respon sebagai komponen isi,”tegasnya.

Juaini Taofik mengajak seluruh OPD terlibat dalam merespon dan menyediakan data akurat kepada  masyarakat. “Sehingga dapat memberikan umpan balik berupa keterlibatan yang lebih besar dalam pembangunan,”tandasnya.

Dirinya juga mengajak seluruh pihak untuk maju bersama dan lebih produktif memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia dengan membangun kolaborasi dan kerja sama tim yang baik.

” Tujuan Command Center ini supaya pesan jangan hanya terkirim saja tetapi harus ter delivery, harus sampai ke masyarakat kita, begitu juga sebaliknya” pintanya.

Hal senada juga disampaikan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi NTB  Muhammad Husni yang hadir mewakili Gubernur NTB. Dia menyampaikan pentingnya respon OPD terhadap interaksi dengan masyarakat melalui fasilitas yang telah tersedia ini.

“Keberadaan pusat kendali ini diapresiasi sebagai wujud kesungguhan Pemda Lotim memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena itu diharapkan seluruh OPD memiliki komitmen dan memiliki pemahaman yang sama,” pintanya.

Masih kata Muhammad Husni, pusat kendali yang terletak di lantai 4 Gedung Kantor Bupati Lombok Timur tersebut secara bertahap diharapkan akan mendorong terwujudnya kota pintar melalui berbagai dimensi, seperti pencitraan daerah kota yang cerdas (smart branding), kehidupan cerdas (smart living),  tata kelola ekosistem masyarakat yang humanis dan dinamis (smart society), dan tata kelola lingkungan (smart environtment).

Dimensi terakhir dapat dilihat dari penggunaan energi baru dan terbarukan yaitu memanfaatkan energi surya sebagai sumber energi pusat data dan kendali tersebut,”tegasnya.

Acara ditutup dengan Penanda tanganan Berita Acara serah terima  yang dilanjutkan dengan penyerahan Barcode dan Password antara Pejabat Pembuat Komitmen Dinas Kominfo Dan Persandian Mustawan dan Direktur Utama PT.  Armada Gahari Putra Bapak Rio Gahari selaku pelaksana. (Yat)

Bagikan Berita

Share this post