Jaga Kelestarian Alam, PGNW Gelar Jambore Nasional di Kebun Raya Lemor

Jaga Kelestarian Alam, PGNW Gelar Jambore Nasional di Kebun Raya Lemor

Lombok Timur,  suararinjani.com – Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Wathan (PGNW) menggelar Jambore Nasional menyambut Hari Guru Nasional 2023 di Kebun Raya Lemor, Kecamatan Suele, Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan tersebut selama 2 hari Sabtu-Ahad 25-26 November 2023.

Kegiatan ini merupakan bentuk keperdulian PGNW terhadap lingkungan, mengingat lahan hijau di provinsi NTB sudah berangsur-angsur mengalami pengurangan sehingga dapat mengakibatkan bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

“Sebelumnya kami juga sudah menggelar kegiatan pelatihan untuk guru terkait kurikulum tentang bagaimana membuat buku ajar, ada juga seminar Internasional, dan beberapa waktu yang lalu di Lombok tengah kami juga telah melaksanakan kegiatan penghijauan bersama pemda,” ucap Pimpinan Pusat PGNW, Lale Yaquttunafis, usai membuka acara.

Wanita yang juga Calon Legislatif Provinsi NTB wilayah utara Lombok Timur dari Partai Gerindra ini menjelaskan, dipilihnya Kebun Raya Lemor sebagai lokasi Jambore PGNW, karena melihat tempatnya cukup bagus, mengingat di sini terdapat berbagai macam jenis pepohonan dan tumbuh-tumbuhan, serta yang paling penting kata dia, kebun ini merupakan salah satu yang menjadi icon Lombok Timur.

“Kita berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menumbuhkan kecintaan kita terhadap pepohonan serta tumbuh-tumbuhan dan kami PGNW sudah menyiapkan bibit 1000 Pohon untuk kecamatan Suele saja,” akunya.

Tak hanya di Kecamatan Suele saja, nlanjut Ummi Lale Yaqut, PGNW juga sudah menyiapkan 3000 Pohon lagi yang akan dibagikan untuk kecamatan yang termasuk di sana ada beberapa Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Lombok Timur. Tentunya hal ini bertujuan agar guru menjadi contoh atau teladan bagi murid dan masyarakat banyak, tidak hanya sebatas teori dalam bidang keahlian masing-masing, namun teladan dari sisi sosial, akhlak dan sebagainya.

“Kami ingin para guru ini, menjadi contoh dan mengajak masyarakat dan murid-murid mencintai yang namanya lingkungan hijau, apalagi dengan cuaca yang sekarang kalau kita tidak menjaga pepohonan akan mengakibatkan banjir terlebih di musim kemarau tidak ada tempat tanah menyimpan air,” bebernya

Lebih jauh dijelaskannya, kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam rangka menjaga kesehatan sumber daya alam (SDA), mengingat pohon dan tumbuh-tumbuhan memiliki peranserta dalam menjaga kesehatan mahluk hidup, terutama dalam menyerap karbondioksida dan mengeluarkan oksigen bagi kehidupan manusia.

“Alhamdulillah kami di PGNW yang merupakan salah satu sayap juang Organisasi NW tetap konsisten berjuang demi ummat, dan melanjutkan perjuangan pendirinya Al Maghfurlahu Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid yang juga Pahlawan Nasional,” pungkasnya. (sr)

Bagikan Berita

Share this post