Baru Jadi, Proyek Saluran Irigasi Rababaka Dompu Hancur Digerus Banjir Bandang

Baru Jadi, Proyek Saluran Irigasi Rababaka Dompu Hancur Digerus Banjir Bandang

Dompu suararinjani.com – Proyek saluran irigasi sekunder yang terletak di So Ama Maka Desa Bakajaya Kecamatan Woja Kabupaten Dompu, kondisinya saat ini sudah hancur di terjang derasnya arus banjir.

Pekerjaan proyek tersebut ibarat kata, asal jadi padahal anggaran proyek ini sangat fantastis besarnya, namun pihak pemilik proyek yang tak lain PPK BWS wilayah Pulau Sumbawa patut diduga bersekongkol dengan pihak kontraktor yang datang dari luar daerah Kabupaten Dompu.

Sejak saluran irigasi ini ambruk pihak pemerintah daerah Dompu terkait pelaksana proyek ini tidak pernah turun ke lokasi, pada hal masa pemeliharaan proyek tersebut masih dalam satu tahun.

Pertanyaan publik, ada apa pihak PPK BWS diam saja, dan tidak berani memerintahkan pihak kontraktor untuk mengerjakan kembali saluran irigasi yang sudah hancur di bawa banjir tersebut.

“Jangan-jangan pihak PPK BWS, diduga bermain dengan pihak kontraktol?,” kata seorang petani yang ggan disebutkan namanya dengan nada tanya, pada Selasa (04/02).

Disisi proyek irigasi tersebut tidak serta merta dampak arus banjir namun di khawatirkan kualitas pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, namun bahan material yang digunakan kurang, namun tidak adanya pengawasan yang serius dari pihak pengawas BWS sendiri,pengawas dari konsultan. Sehingga kondisi fisik proyek tersebut tidak bermutu.

Dengan kasat mata di lapangan bahwa pada lokasi itu masih ada bangunan irigasi yang sudah puluhan tahun dibangun namun kondisinya masih baik dan kuat, sementara bangunan irigasi yang baru 2 bulan dibangun sudah jebol dibawa arus banjir.

Terkait hal itu, petani meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut proyek secara komprehensif sampai tuntas, karena itu pembangunan saluran irigasi hanya dimanfaatkan oleh masyarakat.

Dari pantauan awak media dil apangan Rabu (29/01) sekitar pukul 16.45, bahwa bangunan saluran irigasi tersebut belum dilakukan perbaikan kembali oleh pihak kontraktor.

Pihak PPK BWS Wilayah Sumbawa dan kontraktor belum bisa di konfirmasi hingga berita ini diterbitkan. (ML)

Bagikan Berita

Share this post