Lombok Timur suararinani.com – Pengurus Yayasan Pontren Syaikh Zainuddin NW Anjani, menggelar tasyakkur penamatan siswa/santri kelas akhir dari tingkat TK-SMA/SMK/MA di halaman Majlis Dakwah Hamzanwadi II Anjani, Kamis (15/05).
Dalam laporannya, ketua panitia penamatan, Azhar Harif, mengatakan kegiatan ini merupakan rutinitas sebagai wujud kesyukuran kita kepada Allah SWT atas berhasilnya menamatkan siswa kelas akhir. Siswa yang tamat tahun pelajaran 2024-2025 pada lembaga pendidikan di Ponpes Syaikh Zainuddin NW Anjani dari tingkat TK-MA/SMA/SMK sebanyak 952 orang.
“Adapaun rincinannya sebagai berikut, TK 27 orang, MI 32 orang, MTs Muallimin NW, 121 orang MTs Muallimat NW 133 orang SMP NW, 41 orang, MA Muallimin NW, 130 orang, MA Mu’allimat NW, 124 orang, MAPK Syaikh Zainuddin NW, 159 orang, MAK Hamzanwadi II, 83 orang, SMK NW 62 dan SMA NW 40 orang,” terangnya.

Dalam amanatnya, Ketua Yayasan Pontren Syaikh Zainuddin NW Anjani, yang disampaikan Sekretarisnya, TGKH Muhammad Zainuddin Atsani, mengingatkan kepada para santri bahwa pendiri Yayasan Pontren Syaikh Zainuddin NW Anjani ini adalah Ummuna Hj St Raihanun Zainuddin Abdul Madjid. Pendirian pondok pesantren ini sebagai bentuk tanggungjawabnya kepada ayahandanya Maulanasyaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abd Madjid, sebagai pendiri madrasah NWDI, NBDI dan organsasi NW supaya organisasi NW ini terus hidup dan berkembang sampai akhir dunia.
Ia juga berpesan kepada santri/siswa yang tamat tahun ini agar terus meningatkan keilmuan karena ilmu adalah modal dasar untuk berjuang. Untuk perguruan tinggi di Ponpes Syaikh Zainuddin NW sudah tersedia baik untuk ilmu keagamaan maupun umum, terlebih ada Mahad DQH NW yang siap menempa anak-anakku menjadi orang-orang yang shaleh.
“Perkembangan keilmuan terutama IT dewasa ini sangat cepat menggilas yang tidak siap menghadapi perubahan global. Oleh karena itu kepada anak-anak ku terusah belajar,” imbuhnya.
Oleh sebab itu, kata Ketua Umum PBNW ini mengimbau kepada para wali santri agar terus memberikan motivasi dan mendukung anak-anaknya dalam menuntut ilmu sebagai bekal dalam mengarungi kehidupan di dunia dan akhirat kelak.
Ia juga tidak lupa memesankan kepada para santri dan wali santri agar terus mengingat jasa NW terutama pendirinya almagfurulah Maulanasyaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abd Madjid yang telah meletakan mendirikan madrsah 89 tahun silam sehingga hingga saat ini ribuan madrasah dan sekolah tersebar di seantero Nusantara.
“Alhamdulillah sampai sekarang ini jumah madrasah dan sekolah NW berjumlah 2426 madrasah se Nusantara. Oleh sebab itu, balas jasa guru besar kita dengan menjalankan wasiat-wasiat beliau untuk kemajuan NW,” pesanya.
Ia juga menjelaskan bahwa pendiri NW mengajak beramal dan mengajarkan kebaikan. Bagi santri yang tamat jaga terus nama baik madrasah dan organisasi NW di mana dan kapan pun.
“Kita hidup di dunia ini berdampingan, bersamaan sehingga adab dan akhlak kita tetap diutamakan. Di manapun kalian berada dan profesi apapun yang anakda dapatkan jangan lupa jasa NW dan guru-gurunya,”ingatnya.
Pada cara tersebut juga diberikan penghargaan bagi santri yang berprestasi baik ditingkat kabupaten sampai tingkat nasional di setiap sekolah madrasah selingkungan Pontren Syaikh Zainuddin NW Anjani yang langsung diberikan pengurus yayasan.
Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Yayasan Pontren Syaikgh Zainuddin NW Anjani, Ummuna Hj St Raihanun ZAM dan sejumlah tamu undangan lainnya. (sr)