Lombok Barat suararinjani.com – Ikhtiar atasi Baknk Spot Digitalisasi, Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ) mencari terobosan anggaran pembangunan infrastruktur ke Pemerintah Pusat. Bupati yang didampingi Kadis Kominfotik Ahad Legiarto dan Kabid Aptika Sumirah, diterima langsung oleh Sekertaris Jenderal Kementerian Komdigi RI, Dr. Ir. Ismail, baru baru ini.
“Pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, Dr. Ir. Ismail, menjadi langkah strategis dalam mempercepat transformasi digital di Kabupaten Lombok Barat,” ungkap Bupati Lombok Barat LAZ.
Dalam pertemuan tersebut lanjut dia, membahas peluang bantuan teknis dan pendanaan dari Kementerian Komdigi, untuk mendukung program kota cerdas (smart city) dan digitalisasi di Kabupaten Lombok Barat. Terutama soal mengatasi blank spot di beberapa titik di Lobar.
“Fokus utama pertemuan hari ini mencakup penyelesaian masalah blank spot, penguatan infrastruktur digital, serta peningkatan literasi digital masyarakat. Kami memaparkan kondisi terkini Lombok Barat, termasuk tantangan geografis yang menyebabkan masih adanya daerah dengan sinyal lemah atau tidak terjangkau jaringan internet,” ungkapnya.
Bupati LAZ yang juga ketua DPW PAN NTB ini memaparkan tenteng pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur telekomunikasi, seperti pembangunan menara BTS, serta program pendampingan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan teknologi, jelasnya.
Sebagai bentuk keseriusan Pemda dalam mencari terobosan anggaran, pihaknya menyerahkan secara lansung surat permohonan resmi yang memuat daftar kebutuhan teknis dan anggaran untuk program digitalisasi.
“Kami serahkan langsung Surat permohonan yang menjadi dasar bagi Kementerian Komdigi dalam menilai prioritas bantuan yang dapat dialokasikan ke Lombok Barat. Kami berharap agar kita diberikan bantuan yang maksimal agar dapat mengatasi masalah blank spot dan memperkuat digitalisasi di Lobar,” harapnya.
Sementara itu Sekjen Kementerian Komdigi, Dr. Ismail, MT menjelaskan sejumlah program yang dapat diakses pemerintah daerah pada tahun 2025.
Program yang dimaksud mencakup program penguatan akses internet untuk desa dan sekolah, perluasan jaringan pita lebar bagi UMKM, pembangunan BTS di daerah tertinggal, serta pelatihan literasi digital bagi masyarakat umum.
“Untuk memperoleh bantuan tersebut, diperlukan prosedur administratif, seperti pengajuan surat permohonan yang spesifik dan memiliki target. Hal te sebut merupakan syarat utama untuk menerima bantuan.,” terangnya.
Pihaknya mengapresiasi langkah cepat Bupati Lombok Barat yang telah menyiapkan dokumen permohonan secara lengkap dan langsung menyerahkannya dalam pertemuan tersebut.
“Kami berterima kasih dan mengapresiasi langkah cepat dari Bupati Lombok Barat yang langsung menyerahkan surat permohonan bantuan kepada kami. Langkah ini adalah bentuk keseriusan dan komitmen Pemkab Lombok Barat, dalam mengajukan permohonan bantuan kepada Kementerian Komdigi,”ujarnya.
Sementara itu Kadis Kominfotik Lombok Barat Ahad Legiarto mengatakan, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap dapat menjadi salah satu prioritas penerima manfaat program Kementerian Komdigi, baik untuk jangka pendek maupun panjang.
Pemda sendiri berkomitmen untuk melakukan koordinasi intensif dengan tim pusat guna memastikan implementasi program berjalan sesuai kebutuhan daerah.
“Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan masalah blank spot, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi digital, peningkatan kualitas layanan publik, serta pemerataan akses teknologi. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, transformasi digital di Lombok Barat diyakini akan mempercepat terwujudnya masyarakat yang inklusif dan berdaya saing di era digital,” singkatnya. (W@N)