Lombok Timur, SR – Ketua DPRD Lombok Timur (Lotim), Murnan menyambut baik puluhan massa aksi dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Selong pada Senin,(11/04). Pihaknya mengatakan apa yang menjadi tuntutan para mahasiswa akan diatensi DPRD.
“Segala tuntutan para mahasiswa IMM seperti meminta stabilitas pangan dan pokok serta kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) akan kami atensikan dan teruskan ke pusat karena ini menjadi keprihatinan kita bersama” ungkap Murnan usai menerima masa aksi.
Sebelumnya, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam IMM tersebut menggelar aksi didepan Kantor Bupati dengan tuntutan terkait melebarnya ritel modern ( Alfamart dan Indomart) yang ada di berbagai desa di Lombok Timur.
Adannya isu mengenai perpanjangan masa jabatan Presiden kemudian menjadi polemik di berbagai daerah. Tak terkecuali dari para elemen mahasiswa NTB salah satunya di Kabupaten Lombok Timur. Mereka menuntut DPRD Lombok Timur agar cepat mengabil sikap terkait upaya mengkorupsikan konstitusi yang ada.
“Walaupun ada klarifikasi oleh Presiden beberapa waktu yang lalu tentang perpanjangan masa jabatan itu, tetapi kami menduga itu hanya alibi saja,” tegas kordinator lapangan Ar Yandis.
Yandis lebih jauh menjelaskan mengenai konstitusi memaksimalkan masa jabatan presiden itu hanya dua periode. Konstitusi secara jelas dan tegas mewajibkan presiden dua periode, jika ingin tiga priode maka jelas itu sudah melanggar konstitusi tersebut.
“Kami menduga ada dukungan dari oligarki, maka rakyat tidak menginginkan presiden di tunggangi oleh siapapun,” katanya.
Massa aksi menyuarakan aspirasinya di kantor Bupati dan DPRD dengan tuntutan yang berbeda yakni terkait, wacana penundaan pemilu, BBM naik, kestabilan pangan. (Yat)