Lombok Timur SR – Jumlah anggota dan Posko Barisan Hizbullah NW kian bertambah membuat pengurus Barisan Hizbullah NW Kecamatan Selong melakukan Musyawarah Cabang untuk menetapkan berdirinya Markaz Cabang khusus Kota Selong.
Markaz Cabang Barisan Hizbullah NW Kecamatan Selong yang sebelumnya bergabung dengan Kecamatan Labuhan Haji, oleh Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PB NW) mendapatkan perintah untuk mandiri Markas Cabang Kecamatan Selong.

Menindak lanjuti instruksi, pengurus Markaz Cabang Selong-Labuan Haji menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Aula MI NW Gunung Timbe, Kelurahan Denggen Timur, Kecamatan Selong, guna memilih Ketua Markaz Cabang Kecamatan Selong. Sekedar informasi, Muscab diadakan 5 tahun sekali.
H M. Zainuddin, selaku panitia Muscab sekaligus sebagai Sekretaris demisioner Markas Cabang Hizbullah Kecamatan Selong-Labuhan Haji mengatakan, bahwa kegiatan hari ini adalah untuk yang pertama kalinya dilaksanakan oleh Kecamatan Selong.
“Agenda kita hari ini adalah musyawarah markas cabang untuk memilih ketua, sesuai dengan instruksi PB NW agar dua kecamatan (Selong dan Labuan Haji-red) dipisah,” tandas, HM. Zainuddin, Minggu (12/06).
Zainuddin menguraikan, jumlah posko yang ada di Kecamatan Selong dan Labuan Haji sebanyak 26 posko. Di kecamatan Selong terdapat 17 posko, dan di kecamatan Labuhan Haji, 9 posko.
Jumlah anggota dalam satu posko adalah 51 anggota. Akan tetapi seiring semakin bertambahnya anggota, sehingga kebanyakan posko saat ini memiliki anggota sampai 70 orang.
Untuk memudahkan garis koordinasi, lanjut Zainuddin, nantinya jumlah anggota akan disusun kembali, tentu menjadi agenda kerja dari ketua yang akan terpilih nanti.
Adapun jumlah kandidat calon ketua markas cabang selong berjumlah 4 orang. Dari Kelurahan Rakam 1 calon, dari Kelurahan Kelayu 2 calon dan dari Kelayu Jorong 1 calon. Adapun jumlah pemilik hak suara pada Muscab ini adalah sebanyak 51 orang dari 17 posko, di mana setiap posko diwakili 3 orang peserta utusan.
Disinggung soal keterkaitan Muscab yang dilaksanakan menjelang masuknya tahun politik, Zainuddin menandaskan bahwasanya kegiatan ini tidak ada kaitannya dengan hal-hal yang berbau politik.
Kendati begitu, dirinya tidak menampik kemungkinan untuk ikut masuk ke wilayah politik dimasa mendatang, tentu harus sesuai instruksi pimpinan tertinggi di tubuh NW.
Bahkan ia juga membeberkan, jika pada pemilu sebelumnya arah dukungan ditentukan dari atas. Namun kali ini berbeda, dimana pengurus pusat NW meminta dari bawah. Tentu menjadi angin segar bagi kader NW yang ingin mendapat dukungan dari suara NW.
“Makanya PB itu meminta supaya masing-masing cabang untuk mendorong satu kader sebagai calon legislatif. Kalau untuk dukungan calon kepala daerah, ya kita tunggu instruksi dari pimpinan,” kata dia menandaskan.
Hadir pada acara Muscab Ketua Markas Cabang Selong-Labuhan Haji, Mantan Ketua Markas Cabang Selong-Labuhan Haji, Sekretaris Kesbangpoldagri Lotim, dari unsur TNI/POLRI dan puluhan peserta muscab pemilik hak suara.(vin)