Lombok Timur suararinjani.com – Salah seorang warga Dusun Bebante Sembalun Bumbung Kecamatan Sembalun, Rizal (28) yang selama ini berprofesi sebagai juru parkir di Taman Wisata Pusuk Sembalun diduga dianiaya salah seorang kepala wilayah, di tempat wisata Pusuk Sembalun sekitar pukul 12.00 WITA, Minggu malam (24/12).Pelakunya Candra Susanto, (32) yang diketahui sebagai salah seorang Kawil Desa Pesugulan Kecamatan Suela, Lombok Timur.
Berdasarkan Press Release yang diterima Suara Rinjani, kronologis kejadiannya berawal pada Minggu malam tanggal 24 Desember 2023 sekitar pukul 08.00 wita saat korban sedang mengatur parkiran kendaraan milik pengunjung di pinggir jalan tepatnya di Taman Wisata Pusuk Sembalun bersama saudaranya Riadi.
Namun, sekitar pukul 11.30 wita, pelaku datang dengan menggunakan kendaraan Yamaha gear warna hitam tanpa plat kendaraan melaju dari arah Suela ke Sembalun tepatnya di jalan raya Taman Wisata Pusuk Sembalun, kemudian pelaku menghampiri korban yang sedang mengatur parkiran. Saat itu pula korban sempat menyapa pelaku menanyakan akan kemana dan korban juga menawarkan untuk ngopi akan tetapi niat baik korban tidak digubris oleh pelaku.
Selanjutnya secara tiba-tiba pelaku langsung mengeluarkan pisau yang sudah di bawa dari rumah dan langsung menganiaya korban dengan menggunakan pisau milik pelaku hingga menyebabkan korban mengalami luka robek di bagian kepala dan luka robek di bagian lengan kiri hingga menyebabkan korban tidak sadarkan diri.
Setelah pelaku melihat korban tergeletak tak sadarkan diri pelaku langsung kabur dengan menggunakan kendaraan miliknya ke arah suela, Masyarakat yang melihat kejadian tersebut langsung mengevakuasi korban menuju puskesmas Sembalun untuk mendapatkan perawatan medis.
Alasan pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban adalah masih adanya dendam kepada korban yang mana korban tersebut pernah melakukan pengerusakan terhadap lapak miliknya sebanyak 2 unit dan 1 unit spot foto yang terjadi sekitar tahun 2018.
Kapolres Lotim AKBP Heryianto, melalui Kasi Humas Polres Lotim Iptu Nicolas Oesman, membenarkan kejadian tersebut dan saat ini pelaku telah diamankan di Polres Lombok Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut. (Yat)