Lombok Timur suararinjani.com – Pemda Lotim melalui Program Lotim Berkembang untuk UMKM telah memfasilitasi 2628 Pelaku UMKM dgn realisasi kredit KUR ultra mikro sebesar 24 Milyar rupiah.
Dimana, data yang diterima Pemda Lotim melalui Dinas Koperasi Dan UKM tersebut adalah akumulasi jumlah UMKM dari sejak akhir tahun 2022 lalu yang kemudian di gabung dengan data hingga pertengahan tahun ini. Jumlah pelaku UMKM itu adalah yang sudah terdaftar dan terealisasi melalui Pegadaian.
Kepala Dinas Koperasi Dan UMKM Lotim Safwan, saat ditemui media ini di ruangannya Jum’at, (29/09) lalu, mengatakan sejak bulan Oktober tahun 2022 kemarin itu sebanyak 614 UMKM. Di tahun 2023 ini ada 2014 UMKM dengan realisasi kreditnya 18 Milyar 418 juta. “Total hingga Juli 2023 yang sudah direalisasi sebanyak 2.628 UMKM,” terangnya.
Ia menambahkan, jika di jumlah secara keseluruhan, maka total realisasi KUR Lotim berkembang untuk UMKM adalah sejumlah 24 Milyar lebih. Dengan nilai pinjaman bervariasi, dari angka 3 juta hingga batas maksimal 10 juta rupiah. “Sementara, jangka waktu pinjaman adalah 1 tahun namun bisa diperpanjang lagi jika nasabah tersebut sudah melakukan pelunasan dan masih mau melakukan pinjaman,” terangnya.
Sementara terkait bunga pinjaman seperti kesepakatan awal Pemda Lotim dengan pihak management Pegadaian, akan menjadi tanggungan Pemda Lotim. Sehingga Dinas Koperasi Dan UMKM Lotim meminta kepada semua pelaku UMKM agar memanfaatkan kemudahan pinjaman yang ditawarkan tersebut. Guna mencapai harapan Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kesejahteraan Masyarakat melalui program Lombok Timur Berantas Kredit Melalui Kredit Tanpa Bunga yang di singkat ‘Lotim Berkembang’.
“Kita berharap kedepan para Pelaku UMKM bisa memanfaatkan kemudahan yang diberikan oleh pemerintah dalam upaya mewujudkan Program Lotim Berkembang,” pungkasnya. (Yat)