Abd. Hayyi : Baznas Masih Mencari Pola GunaPengumpulan Zakat dari Petani

Abd. Hayyi : Baznas Masih Mencari Pola GunaPengumpulan Zakat dari Petani

Lombok Timur, SR – Disampaikan Kepala Pelaksana Baznas Lotim Abdul Hayyi Zakaria, pihaknya masih mencari pola yang tepat guna menjawab apa yang menjadi harapan Bupati terkait optimalisasi pengumpulan Zakat melalui masyarakat Petani.

Selama ini, upaya optimalisasi pengumpulan zakat melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) yang ada tetap dilakukan. Terutama terfokus pada para Petagang, pemilik perusahaan dan pemilik usaha galian C.

” Termasuk juga yang punya galian C sudah mulai juga teman-teman UPZ sentuh” ungkapnya menjawab MediaSR Senin,(18/04/22).

Diakuinya, untuk sumber zakat yang dari pertanian pihaknya masih mencari formulasi yang tepat dalam penghimpunannya. Mengingat jika dilihat dari praktik yang terjadi dilapangan. Selama ini, para petani tetap rutin mengeluarkan zakat pertaniannya.

Hanya saja, para petani menyalurkannya secara langsung baik ke Masjid maupun ke para tetangga atau kerabat yang menurut asumsi atau anggapan mereka dinilai tidak mampu atau layak mendapatkan zakat. Seperti misalnya para petani yang menyalurkan zakatnya ke petugas pengairan atau pekasih atau para buruh harian yang ada di sawah.

“Ini yang kemudian menjadi tantangan kami di bawah, komunikasi seperti apa yang tepat yang bisa menyentuh Petani kita sehingga zakatnya bisa terhimpun. Kemudian sasaran yang selama ini mereka jadikan prioritas juga tidak terabaikan” tuturnya.

Masih kata Abdul Hayyi Zakaria, dalam waktu dekat ini pihaknya juga akan menggandeng Petugas pertanian dan para pejabat terkait di masing – masing desa guna mencari pola yang tepat tanpa mengurangi adat atau kebiasaan para petani dalam berzakat selama ini.

Menurutnya, sudah menjadi budaya bagi para petani yang menyalurkan langsung zakatnya kepada orang – orang yang menurut mereka layak mendapatkan zakat, bahkan juga kepada Masjid atau Pondok Pesantren yang setiap menjelang Idul Fitri membuka ruang bagi masyarakat untuk berzakat.

Lebih jauh di sampaikannya, tujuan Baznas mengumpulkan zakat para petani dan pedagang adalah murni untuk pemerataan. Dimana, agar masyarakat yang masuk kategori Mustahik tidak banyak yang doble mendapatkan zakat. Sementara itu, masih banyak Mustahik lain yang masih belum mendapatkan zakat atau belum tersentuh oleh santunan.

” Saat ini kita konsennya kepada para pedagang atau mereka yang memiliki usaha dengan penghasilan lebih untuk mau mengeluarkan zakat Malnya” imbuhnya.

Terakhir, Kepala Pelaksana Baznas ini meminta kepada masyarakat bukan saja pedagang dan petani, akan tetapi masyarakat yang memiliki persyaratan sebagai wajib zakat agar mau menyalurkan zakatnya melalui Baznas. Termasuk para Darmawan dan Hartawan yang mau menyalurkan Infaq dan Shadaqahnya.

“Sesuai arahan Bupati, kita berharap kepada semua tanpa terkecuali, mau dia Petani, pedagang, darmawan, hartawan agar mau menyalurkan Zakat,Infaq, dan Shadaqahnya lewat Baznas. InsyaAllah sesuai hajat dan tepat sasaran,” Tutupnya.

Sebelumnya, Dalam acara penyerahan Zakat ASN, Bupati Lotim H.M. Sukiman Azmy dalam sambutannya meminta para petugas Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Baznas yang ditempatkan di setiap Kecamatan dan Desa untuk lebih optimal memberikan pemahaman kepada masyarakat agar mau menyerahkan zakatnya melalui Baznas. Sehingga, dalam meningkatkan target capaian pengumpulan ZIS, Baznas tidak hanya berharap pengumpulan Zakat dari ASN saja. (Yat)

Bagikan Berita

Share this post