Lombok Timur, SR –Bupati, Wakil Bupati beserta Forkopimda dan Kepala OPD di gelar di Pendopo Bupati Lombok Timur, melakukan pembayaran Zakat Infak dan sadakoh (ZIS) melalaui Badan Zakata nasional kabupaten Lombok Timur di Pendopo Bupati, Kamis,(14/04). Hadir dalam acara tersebut para pimpinan OPD/Dinas beserta sejumlah ASN (Aparatur Sipil Negara).
Penyerahan Zakat tersebut dalam rangka menjawab imbauan langsung Presiden RI. H. Joko Widodo yang memerintahkan para ASN untuk berzakat melalui Baznas di Kabupaten / kota masing – masing. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tergolong muzakki dengan kriteria 9 asnaf.
Dari Istana Negara beberapa waktu yang lalu, Presiden Jokowi mengatakan bahwa berzakat merupakan kewajiban umat Islam untuk berbagi rezeki dan berbagi kebahagiaan dengan saudara sebangsa dan setanah air, terutama para mustahik. Untuk itu, Presiden Jokowi mengimbau kepada seluruh pihak untuk menunaikan zakat melalui amil zakat resmi atau Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) agar dapat memberikan manfaat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Ketua Baznas Lotim, Ismul Basar saat menyampaikan laporannya untuk pengumpulan dan pendistribusian ZIS didepan Bupati dan para Kepala OPD menghaturkan terimakasihnya atas partisipasi para ASN menyalurkan zakatnya melalui Baznas.
Menurutnya, tanpa gerakan Bupati yang mengajak langsung para ASN menyerahkan ZISnya lewat Baznas, maka apa yang menjadi harapan Baznas bersama Pemerintah daerah membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat akan sulit bisa tercapai.
“Kami mewakili Baznas Pusat menghaturkan ribuan terimakasih kepada Bupati dan semua jajaran ASN yang telah ikhlas menyerahkan Zakatnya. Mudah-mudahan niat baik yang kita lakukan ini di Berkahi Allah SWT,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Lotim H.M. Sukiman Azmy dalam sambutannya meminta para petugas Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Baznas yang ditempatkan di setiap kecamatan dan desa untuk lebih optimal memberikan pemahaman kepada masyarakat agar mau menyerahkan zakatnya melalui Baznas.
“Baznas tidak hanya berharap pengumpulan Zakat dari ASN saja. UPZ yang ada di kecamatan dan desa, optimalkan lagi pendekatannya kepada masyarakat, tanamkan pemahaman agar masyarakat kita benar-benar tertarik dan mau berzakat lewat Baznas,” pinta Bupati.
Masih kata H.M.Sukiman Azmy, tujuan sosialisasi pemahaman adalah untuk menepis asumsi sebagian masyarakat yang mengatakan kalau bantuan yang disalurkan lewat Baznas tidak bisa langsung tersalurkan atau mencapai sasaran.
“Kita ingin menepis asumsi masyarakat bahwa kalau berzakat lewat Baznas tidak mencapai sasarannya, itu anggapan selama ini” tambahnya.
Bupati juga berharap semua petugas UPZ yang sudah dibentuk rajin turun ke masyarakat bekerjasama dengan semua stake houlder yang ada untuk membuka ruang mengumpulan ZIS lebih berkembang.
“Tugasnya sosialisasi terus, kerjasama dengan pengurus masjid, Camat, Kepala Desa, PKPM remaja masjid. Kalau hanya menunggu maka betapa ruginya kita mengangkat petugas UPZ,” tutup Bupati. (Yat)