Ismul Basar : Hasil Pengumpulan ZIS Mengalami Kenaikan Setiap Tahun

Ismul Basar : Hasil Pengumpulan ZIS Mengalami Kenaikan Setiap Tahun

Lombok Timur, SR – Ketua Baznas Lombok Timur Ismul Basar menyampaikan hasil pengumpulan ZIS selama ini trend grafiknya fluktuasi. Namun,  pengumpulan zakat dari tahun ke tahun lebih cenderung mengalami peningkatan. Meski belum mencai target yang di inginkan Pemerintah daerah yang berharap 25 milyar. 

Di tahun 2019 lalu terkumpul 11,5 milyar, kemudian tahun 2020 meningkat menjadi 13,8 milyar. Sementara untuk 2021 lalu meningkat lagi menjadi 14,33 milyar.

Diakuinya Baznas Lotim saat ini sudah  menjadi pengumpul ZIS tertinggi dibanding Baznas Kabupaten/kota yang lain di NTB.”Alhamdulillah selama ini kita bisa  menjadi contoh Baznas Kabupaten Lain”, ungkapnya di Pendopo Bupati Kamis,(14/04).

Dia menambahkan untuk  pengumpulan masih terkendala di lingkup satuan pendidikan. Pengumpulan Zakat di satuan pendidikan masih terbilang belum maksimal.  Sehingga ZIS yang terkumpul dari ASN baru dikisaran 69%. Disampaikannya, di  tahun 2021 lalu ZIS yang terkumpul sudah di angka 51% atau 14,32 Milyar dari target 25 Milyar.

“Ada yang loss terbesar itu masih ada di Satuan Pendidikan” tutur Ismul Basar.

Dia menyebut alokasi ZIS ASN yang disalurkan ke Baznas Lombok Timur sesuai Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Baznas Lotim. Artinya yang terkumpul akan di distribusikan ke 5 program utama yaitu Pendidikan, Kesehatan, Kemanusiaan, Ekonomi dan Dakwah.

Baznas Lotim didalam melaksanakan kegiatan kelembagaan, Baznas masih ada beberapa kendala terutama banyaknya usulan yang masuk ke Baznas yang berbanding terbalik dengan jumlah pengumpulan.

” Artinya, siapapun yang memegang Baznas jika pengumpulannya sedikit, maka tetap akan di atur dan dibagi sesuai kemampuan Baznas”, imbuhnya. 

Lebih jauh di katakan, berdasarkan laporan yang masuk ke Baznas,  Kabupaten Lombok Timur menjadi Kabupaten yang lebih awal melakukan pengumpulan ZIS, mendapatkan apresiasi dari Baznaz RI Pusat.

Dalam rangka  menuntaskan program sanitasi Lotim  BABS melaui program Bappeda, Baznas juga sudah menandatangani kesepakatan siap mendukung program daerah Lotim Bebas ODF untuk membangun MCK (Mandi, Cuci Kakus) atau pengadaan Sanitsi Jamban Keluaga khusus rumah tangga miskin.

“MoUnya sudah kami tanda tangani dan sedang kami upayakan bersama Pak Sekda” pungkasnya.

Program lain Baznas Lotim kedepan adalah membantu Pemerintah Daerah dalam upaya membangun Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi Rumah Layak Huni (RLH) di Desa Tete Batu dan Jerowaru.

“InsyaAllah dengan bantuan Pemerintah Daerah semoga semua program ini mendapat barokah dari Allah,” tutupnya.(Yat)

Bagikan Berita

Share this post