SUKMA Pamit, Lombok Timur Torehkan Ratusan Penghargaan di Tengah Gempuran Gempa dan Covid-19

SUKMA Pamit, Lombok Timur Torehkan Ratusan Penghargaan di Tengah Gempuran Gempa dan Covid-19

Lombok Timur suararinjani.com – Kepemimpinan Bupati Lombok Timur HM. Sukiman Azmy dan Wakil Bupati H. Rumaksi Sj atau yang akrab disebut Paket SUKMA resmi berakhir pada Selasa 26 September 2023 setelah dilantik pada 26 Setember 2018 silam.
Dalam kurun waktu 5 tahun kepemimpinan Sukiman-Rumaksi (Sukma) memimpin Lombok Timur, tercatat setidaknya ada 569 tanda penghargaan yang diterima Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur. Torehan tersebut menjadi bukti kesuksesan kepemimpinan Sukma, walaupun pada masanya diterpa 2 pristiwa hebat, yakni Gempa Bumi 2018 dan Covid-19.
Demikian disampaikan Sukiman Azmy di acara Tasyakkuran perpisahannya didepan semua Forkopimda yang hadir di Pendopo Bupati pada, Senin malam (25/09).
“Selama kurun waktu 5 tahun ini kepala bagian protokol mencatat ada 569 tanda penghargaan yang diperoleh oleh Kabupaten Lombok Timur,” ucap Sukiman Azmy.
569 tanda penghargaan itu berhasil diraih di semua tingkat, mulai dari Desa, hingga dengan Kecamatan yang diberikan langsung oleh pusat kepada Lombok Timur.
“Mulainya di tingkat Nasional, tingkat Provinsi, dan tingkat kabupaten, juga desa-desa kita terpilih sebagai desa wisata desa transparansi dan lainnya hingga termasuk dalam kategori 569 itu,” katanya.
Hal tersebut kata dia merupakan ikhtiar nyata bersama Forkopimda dan masyarakat selama kurun waktu 5 tahun kepemimpinan Sukma di Lombok Timur.
Hal tersebut juga menjadi sebuah indikatir kepercayaan oleh sejumlah kalangan, utamanya pemberi pinjaman pembangunan ditengah terpaan gempa dan virus yang banyak mengakibatkan refokusing anggaran.
Seperti Bank NTB Syariah dan juga PT SMI, pinjaman itu disebutkan Bupati telah memuluskan pembangunan di Kabupaten Lombok Timur ini.
Bupati meyakini, atas kerjasama yang kompak antara Pemerintah Daerah, DPRD Lombok Timur, dan seluruh elemen yang membantu menyelesaikan 5 tahun kepemimpinannya dengan penuh perjuangan dan suka cita.
“Tahun pertama kita fokus menangani rumah tahan gempa, belum selesai menangani rumah tahan gempa sudah ada covid praktis hanya dua tahun kita mengalami masa Normal dalam pemerintahan ini ,” ungkap Sukiman.
Namun demikian, disebutkannya banyak hasil yang sudah di torehkan, meskipun masih banyak harapan masyarakat yang belum di tunaikan.
Oleh karena itu pembangunan berlanjut, bertahap, bertingkat dan apa yang belum bisa diselesaikannya diharapkan akan dilanjutkan oleh Penjabat Bupati berikutnya.
“Tugas kita kedepan yang belum terselesaikan ini adalah infrastruktur terutama sekali bagaimana kita bisa menaikkan IPM Lombok Timur,” katanya,
Poin penting yang diharapkannya bisa dituntaskan kedepan berkaitan dengan sejumlah aspek, diantaranya pendidikan, dan peningkatan income perkapita masyarakat.
“Mungkin aspek-aspek yang lain sudah bisa dinikmati, infrastruktur sudah ada, kesehatan juga sudah ada, pendidikan juga sudah lumayan tetapi yang ketiga ini peningkatan pendapatan atau income perkapita masyarakat ini yang masih memerlukan keseriusan kita.
“Tanggung jawab ke depan agar dari hari ke hari, tahun ke tahun masyarakat kita meningkatkan kesejahteraannya,” tutup Sukiman.
Sementara Wakil Bupati H Rumaksi dalam kesempatan itu menyampaiakn apresiasi kepada segenap ASN Lombok Timur yang telah bekerja membantu pemerintahanya hingga berakhir.
“Kami tidak mungkin menyenangkan hati semua ASN karena keterbatasan posisi dan waktu, karena semua yang kami (Sukiman-Rumkasi red.) lakukan sesuai dengan kebutuhan organissai dan kemajuuan Lombok Timur. Kalau pun ada yang tidak puas atas nama pribadi dan paket SUKMA kami mohon maaf sebesarnya,”ucapnya.
Ia juga memohon maaf kepada masyarakat Lombok Timur jika ada kesalahan selama memimpin Lombok Timur, karena tidak ada pemimpin dan manusia yang tidak ada salah betapapun hebatnya.
“Kami pamit untuk kembali lagi membangun Lombok Timur di masa mendatang,”pungkasnya (yat)

Bagikan Berita

Share this post