Ini Kesiapan Dishub NTB Jelang MXGP Samota

Ini Kesiapan Dishub NTB Jelang MXGP Samota

Mataram, SR – Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat sudah menyiapkan beberapa fasilitas pendukung transportasi baik moda udara, laut dan darat pada gelaran event Motor Cross Grand Prix (MXGP) Samota yang akan digelar dalam waktu dekat ini.

“Mulai kemarin sudah masuk semua logistik untuk MXGP ke Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok dan sudah kita distribusi menuju ke Sumbawa menggunakan kontainer dan sudah berangkat dan terakhir semalam tiba di Pelabuhan Badas, pukul 19.00 WITA. Artinya, semua perangkat perlengkapan dari peserta MXGP sudah sampai di Sumbawa,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, Lalu Mohammad Faozal kepada awak media seusai rapat koordinasi kesiapan sektor perhubungan mendukung sukses MXGP yang dilaksanakan di Hotel Lombok Raya Mataram, Senin (20/06/2022) siang.

Kemudian, ungkap Faozal, air lines yang kita carter untuk kru dari infront moto racing MXGP itu sudah mulai pada 23 Juni 2022, dari Lion Air kita carter ke Jakarta-Lombok kemudian Wings Air dari Bandara Bizam lombok ke Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa.

“Untuk kepulangannya, itu dari Sumbawa ke-Jakarta dan ke-Lombok dengan Enam Air itu sudah fight dari Sumbawa langsung ke Jakarta,” imbuhhnya. “Kemudian dengan Wings Air menuju ke Lombok dan Lombok menuju ke Jakarta carter Air Asia. Sudah selesai urusan konektivitas,” sambungnya.

Dijelaskannya, untuk yang jalur laut kita sudah siapkan 27 kapal yang sudah siap dari penyebrangan Kayangan-Poto Tano selama 24 jam. “Disediakan ada 2 unit kapal cepat yang akan beroperasi dari Labuan Kayangan Lombok menuju ke Badas. Jamnya kita sudah siapkan sesuai dengan reques penumpang. Rutenya sudah kita sepakati dari Labuan Lombok menuju ke Labuan Badas,” paparnya.

Sementara untuk di darat, kata dia, kita sudah siapkan 40 unit bus sementara yang akan kita operasionalkan pada masyarakat di Termimal Sumber Payung itu ada 30 dan di Badas ada 10 bus. “Itu akan kita operasionalkan secara gratis mulai pada 23 sampai 26 Juni 2022 untuk bus,” cetusnya.

Lanjutnya, kemudian untuk kesiapan-kesiapan di moda tranportasi yang lain kita sudah siapkan ASK (Anggota Sewa Khusus) sudah selesai cek.

“185 unit moda ASK, itu akan kita operasionalkan di Bandara ke sirkuit, dari Pelabuhan Badas ke sirkuit, tarifnya sudah kita sepakati dan sudah ada SK Bupati untuk tarif bawah dan tarif atas,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, dari Poto Tano ke Sumbawa, saya belum memastikan, kebiasaan penumpang itu menggunakan kendaraan pribadi dari Lombok. Kalau memang riques besok pergerakan orang itu banyak tidak menggunakan kendaraan dari Lombok tapi naik kapal, mobilnya ditinggal di pelabuhan Kayangan maka kita akan siapkan bus umum dari pelabuhan Poto Tano menuju ke Sumbawa, tarifnya di releasenya Rp 400 ribu dari Tano ke Sirkuit.

“Kalau penginapan di KRI Banjarmasin kapasitasnya 300 pack, tapi syaratnya mereka boleh di kapal itu, mereka sudah pegang tiket, sudah vaksin free 300 pack,” ungkapnya.

Diakuinya, kita sudah berhitung berapa jumlah kendaraan, ruas jalan yang tersedia berapa, sistem transportasinya kita sudah atur. Ada jalan Samota, jalan utama, ada jalan Mampis, ada jalan Penyaring, itu untuk akses. Jalan untuk utama ini kita berikan untuk masuk dan keluar bus, untuk kendaraan umum, kendaraan pribadi mereka yang punya tiket, kita berikan akses parkir tapi yang tidak punya tiket tidak masuk.

“Untuk VIP kita berikan ruang parkir khusus VIP karena mereka sudah beli tiketnya VIP dan himbauan kita kalau bisa gunakan sepeda motor banyak-banyak jangan mobil,” pungkasnya. (bgs)

Bagikan Berita

Share this post