PWI NTB  Apresiasi Langkah Strategis Iqbal-Dinda Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

PWI NTB  Apresiasi Langkah Strategis Iqbal-Dinda Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

Mataram suararinjani.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB sangat mengapresiasi langkah maupun strategis DR.HL. Muhmmad Iqbal, Gubernur NTB terpilih yang memprioritaskan penanganan kemiskinan ekstrim, setelah mendata secara menyeluruh sistematis struktur dan massive melalui tim suksesnya bahwa 85 persen pemilihnya di Pilkada 2024 merupakan kalangan warga miskin, di daerah 3 T (Terpinggir,Terpencil dan Tertinggal).

Masyarakat menaruh ekspektasi besar dan mendasar, bahwa terpilihnya Lalu M.Iqbal dan Umi Indah Damayanti Putri menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2024. Secerah harapan bahwa kehidupan mereka secara prinsip mendapat perhatian menjadi lebih baik, berubah menjadi makin sejahtera, dan akses mereka menjadi lebih lancer dan terbuka, karena selama ini mereka belum mendapatkan pelayanan yang optimal dalam menikmati lezatnya kue pembangunan.

“Saya sangat berempati terhadap apa yang dirasakan masyarakat kecil yang membutuhkan perhatian, Kata Miq Ibla sambil meneteskan air mata, saat bertemu dengan sejumalh pemilik media dan PWI NTB di mataram pada Kamis (05/12).

Di hadapan media massa arus utama, Pemimpin Redaksi dan Redaktur Pelaksana, serta wartawan, Lalu M.Iqbal berharap dapat ikut serta berperan secara maksimal mengawal visi dan Misi Iqbal Dinda rentang waktu lima tahun kedepan, meningkatkan kesejahteraan rakyat, memberantas kemiskinan, memajukan NTB yang mendunia, serta berlinier dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Tentu kami (Iqbal-Dinda) sangat berharap teman-teman media dan wartawan mengambil peran untuk pembangunan NTB dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harap Iqbal.

Hal lain yang lebih penting dan mendasar adalah penataan dunia birokrasi. Iqbal – Dinda berkomitmen dalam menempatkan pejabat mulai Eselon II dan III tetap didasarkan pada apsek kompetensi, kecerdasan intelektual, integritas, kapabilitas dan kerjasama Tim. Iqbal mempertegas dalam membangun birokrasi yang bersih dan berwibawa, tidak ada main mata main uang apalagi saling lobi. “Murni mereka yang menjadi pejabat adalah sesuai dengan penegasan pada dasar kompetensi dan aspek prinsip lainnya, mengingat apa yang menjadi pekerjaan birokrasi berlinier dengan kebijakan Pemerintah Pusat dalam hal pemberantasan korupsi, makanan gizi gratis, ketahanan pangan, pendidikan berkualitas, kesehatan terjangkau, pemerataan pembangunan hingga daerah 3 T,” tandasnya.

Terkait dengan ini, kata Iqbal, maka pada tahun pertama kita akan memprioritaskan pada penyelesaian hutan tersisa, efisiensi dan penyehatan keuangan daerah, sehingga mengupayakan implementasi efisiensi dalam segala hal dunia birokrasi.

“Pemerintahan yang sehat seperti pesawat yang terbang , kondisinya dalam keadaan sehat dan stabil, tidak cepat terganggu dengan kondisi alam dan barulah mengupayakan tahun 2025, kesejahteraan menyeluruh bagi rakyat NTB,”pungkasnya.

Langkah progresif Iqbal, tersebut diampresaisi Ketua PWI NTB, Nasrudin. Menurut Nasrudin,  sebelum pelantikan maupun sesudahnya berikhtar sungguh menggendor pintu Kementerian Kabinet Merah Putih, serta melang lang buana mengetuk pintu Negara di kawasan Asia maupun Asia Fasifik dan Eropa guna bekerja sama dengan Pemrpov NTB, baik dalam meningkatkan kapasitas SDM melaui Dunia Pendidikan, Lapangan kerja dan sektor kepariwisataan, menyusul latar belakang Iqbal yang pernah menjadi Diplomat dan Duta Besar, relevan dengan tage line yang dibangun NTB Sejahtera dan Mendunia.

“Ini menjadi Langkah penting Iqbal dalam membangun NTB di tahun awal Kepemimpinannya,” kata Nasrudin.

Sebagai organisasi pers tertua dan terbesar, tentu saja PWI mendorong dan mendukung langkah strategis M.Iqbal, termasuk dalam upaya meningkakan kapasitas wartawan sehingga mampu berperan secara maksimal di profesi dengan tetap melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dari berbagai level, penataan perusahaan pers dan kesejahteraan wartawan dan yang tidak kalah penting adalah sekretariat PWI NTB.

“Semua ini menjadi perhatian Iqbal- Dinda,” pungkas Nasrudin. (sr)

Bagikan Berita

Share this post