Lombok Barat suararinjani.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat tidak ingin gegabah menerima setiap para investor yang akan mendulang sektor usaha atau berinvestasi. Pasalnya belajar dari pengalaman sebelumnya, banyak para investor yang datang namun tak jarang hanya berwacana dan tidak menunjukkan keseriusan. Untuk itu, kali ini Pemda Lobar berwacana memberlakukan uang jaminan bagi investor untuk menguji keseruan berinvestasi,
Ketua DPRD Lobar Lalu Ivan Indaryadi mengutarakan, diketahui sejauh ini Pemkab Lobar selalu terbuka kepada setiap para investor yang berinvestasi. Ironisnya tidak jarang diantaranya ngambang dan tak serius.
Terkait investor Marina Bay City di Kawasan Dusun Pengantap, Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong misalnya, dipersilahkan. Tetapi jika investor ingin masuk harus berbekal modal yang besar dengan konsep yang masuk akal serta serius dengan membuktikannya.
“Silahkan kalau Investor itu serius dan coba buktikan. Urus perizinan dan segala sesuatu yang dibutuhkan, jangan hanya cuap saja,” katanya.
Sejauh ini lanjut Lalu Ivan, dirinya belum sempat bertemu atau bertatap muka dengan pihak Investor Marina Bay City tersebut. Ia mengetahui adanya rencana investasi ambisius senilai Rp90 triliun di kawasan Buwun Mas dari media sosial.
Namun belakangan, dirinya menjadi pesimis dengan wacana super wah tersebut. Pasalnya, terungkap bahwa dari target lahan seluas 150 hektare yang dibutuhkan untuk membangun Kawasan Smart City itu, ternyata lahan yang baru dimiliki investor asal Australia itu hanya seluas 1,7 hektare.
“Tidak masuk akal, intinya kita butuh keseriusan investor mana pun, jangan hanya nyap nyap saja,” tukas dia.
Dia pun mengaku sepakat dengan apa yang dilakukan Bupati Lobar Lalu Ahmad Zaini (LAZ) yang meminta pihak investor untuk membuktikan keseriusannya.
“Sepakat dengan apa yang dilakukan Bupati. Kita harus tegas juga, kita sudah mempersiapkan semua apa yang diperlukan, jadi investor bersangkutan juga harus serius dan bisa membuktikan keseriusannya itu,” imbuhnya.
Namun ia menegaskan, selaku pimpinan di Lembaga legislatif di DPRD Lobar, mendukung penuh setiap investasi yang masuk di Kabupaten Lobar. Tentunya investasi yang benar-benar serius untuk membangun Lobar, termasuk investasi di sektor pariwisata.
“Untuk itu kita pun mendorong agar pihak eksekutif mempermudah investasi masuk,” tutupnya.
Sementara itu, anggota DPRD Lobar Ahmad Suparman mendukung ketegasan Bupati terhadap pihak investor.
“Baguslah apa sikapnya pak Bupati, katanya kemarin kita lihat semprot investor, karena kita trauma dengan investor yang dulu hanya peletakan batu pertama. Setelah peletakan batu pertama hilang,” kata Politisi PPP ini.
Dengan langkah ketegasan seperti ini terhadap investor diharapkan bisa terwujud dan terealisasi. Hal ini menurutnya cara yang dilakukan Bupati kemungkinan hal ini sudah dipikirkan. Hal ini tentu mengantisipasi adanya “Investor atau PT akan” yang masuk di Lobar. (W@N)