Lobar Raih Sertifikat 5 Pilar STBM dari 10 Kabupaten dan Kota

Lobar Raih Sertifikat 5 Pilar STBM dari 10 Kabupaten dan Kota

Lombok Barat SR – Berdasarkan hasil verifikasi tim Provinsi NTB, bahwasanya Pemkab Lombok Barat mendapat sertifikat Kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk mendeklarasikan diri sebagai Kabupaten yang sudah mencapai 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Tahun 2022.
“Kabupaten Lobar menjadi salah satu Kabupaten dan Kota ke tiga yang sudah memenuhi STBM di Bidang Kesehatan,” jelas Bupati Lobar H. Fauzan Khalid, beberapa waktu lalu.
Isi pilar tersebut jelas Fauzan, meliputi tidak buang air besar sembarangan, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, memanfaatkan sumber air minum yang sehat, pengelolaan sampah sehat, serta pengelolaan limbah cair sehat di rumah tangga.
“Saya secara khusus ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua kader posyandu se-Kabupaten Lombok Barat yang telah menyumbangkan waktu, tenaga maupun pemikiran untuk membantu masyarakat guna mencapai hidup sehat melalui kegiatan pelayanan di posyandu,”
Sangat banyak prestasi dan pengorbanan yang sudah diberikan. Alhamdulillah Posyandu di Lombok Barat sudah 100 persen berbasis keluarga.
“Dan bahkan beberapa posyandu kita sudah terintegrasi dengan lembaga-lembaga yang ada di tingkat desa seperti dengan Pendidikan Anak Usia dini atau PAUD dan seterusnya,” sebutnya.
Selain itu kata Fauzan, Kabupaten Lombok Barat saat ini juga tengah berjuang bersama-sama untuk menurunkan prevalensi stunting. Sehingga pada akhir tahun 2024 nanti, angkanya berada di bawah 14 persen. Dan itu target, Sukur kalau bisa kita wujudkan prevalensi stunting satu digit.
“Saya yakin, dengan kebersamaan kita untuk bergerak bersama, berkolaborasi yang melibatkan semua sektor serta dengan dukungan kader, agar secara rutin memantau pertumbuhan dan perkembangan balita di Posyandu,” pinta dia.
Kepada semua kader, untuk terus proaktif menggerakan kaum ibu dan anak balitanya untuk datang ke posyandu, guna mendapatkan pelayanan gizi dan kesehatan serta pelayanan lainya. Keberhasilan posyandu dalam program gizi dan imunisasi telah diakui secara nasional, bahwa posyandu merupakan salah satu sarana yang efektif yang digunakan masyarakat, ujarnya.
“Saya minta semua kader posyandu tetap semangat dan ikhlas menjalankan tugas yang mulia ini,” ungkapnya.
Dia meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan Lobar, untuk mencarikan tiga Kader Kesehatan yang terlama.
“Nanti kita akan berikan penghargaan khusus kepada mereka. Ini sebagai tanda terima kasih kita kepada mereka yang telah meluangkan waktu untuk memberikan semacam pengetahuan kepada masyarakat di bidang kesehatan,” tutupnya. (W@N)

Bagikan Berita

Share this post