Bupati Lotim Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan RSU Masbagik

Bupati Lotim Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan RSU Masbagik

Lombok Timur suararinjani.com – Bupati Lombok Timur H.M. Sukiman Azmy dan Wakil Bupati Lombok Timur, H. Rumaksi SJ akhirnya melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama di lokasi pembangunan RSUD tipe D Masbagik, Selasa (27/12). Dengan demikian, setelah pembangunan rampung, Kabupaten Lotim kedepan akan memiliki 5 Rumah Sakit yang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan jarak tempuh yang tidak begitu jauh.

Bupati Lotim H.M. Sukiman Azmy dilokasi mengatakan pembangunan RSUD Masbagik adalah upaya nyata dari Pemerintahan Sukiman – Rumaksi atau Paket SUKMA untuk dapat sebaik dan semudah mungkin mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.

“Kami sudah berusaha maksimal untuk merealisasikan janji kampanye kami, salah satunya adalah mendekatkan layanan dan fasilitas kesehatan masyarakat,” kata Sukiman.

Dijelaskan Bupati Sukiman, dengan terlaksananya pembangunan RSUD tipe D di Masbagik adalah salah satu wujud nyata fasilitas Kesehatan sebagai bagian dari harapan pemerintahan Sukiman – Rumaksi. Dengan begitu tambah dia, saat ini Kabupaten Lotim akan memiliki 5 RSUD.

Ditambahkannya, dalam pembangunan RSUD Masbagik ini, pihaknya telah menganggarkan dana sebesar Rp 40 milyar untuk pembangunan fisik bangunan 3 lantai di atas tanah seluas 5 hektare.

“Untuk pengadaan alat kesehatan, akan kita usulkan ke Kementerian Kesehatan RI. Intinya kita sudah bekerja keras untuk merealisasikan pembangunan RSUD ini,” paparnya.

Lebih jauh disampaikannya, rencana pembangunan RSUD Masbagik ditargetkan akan rampung selama 8 bulan. Dimana, setelah target rampung, pihaknya optimis RSUD Tipe D Masbagik tersebut juga akan segera beroperasi. Namun tentunnya setelah alat kesehatan dan SDM dapat terpenuhi dan memadai.

“Pengerjaan fisiknya ditargetkan rampung 8 bulan. Artinya di bulan Agustus sudah rampung pengerjaannya. Untuk selanjutnya dilengkapi dengan Alkes dan SDM, sehingga langsung bisa beroperasi,” ujarnya

Lebih teknis terkait dengan pembangunan RSUD Masbagik dijelaskan oleh Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Dr. Pathurrahman. Dia mengatakan idealnya layanan RSUD tipe D harus memiliki dua layanan spesialis dan juga penunjang spesialis.

“Spesialis kandungan dan spesialis penyakit dalam itu layanan spesialis utama. Kemudian didukung oleh dua layanan spesialis penunjang. Seperti, cuci darah dan radiologi itu didukung oleh RSUD Soedjono sebagai penunjang. Tapi nanti RSUD Masbagik kita akan lihat, layanan spesialis apa yang akan ada di sini, yang jelas syarat yang tadi harus terpenuhi,” katanya.

Semantara itu, ditempat yang sama Dewan Pembina Forum Masyarakat Bersatu (Formabes), Hafizullah Mashuri mengucapkan rasa terimakasihnya kepada pemerintahan SUKMA karena telah merealisasikan apa yang menjadi harapan masyarakat Masbagik secara umum untuk mempunyai RSUD sendiri. Sehingga, jangkauan akses jarak dalam berobat tidak terlalu jauh.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada pemerintahan SUKMA, karena kita tahu bagaimana dinamika proses realisasi RSUD ini yang begitu panjang. Dan kami dari Formabes mewakili masyarakat Masbagik dan sekitarnya tentu sekali lagi mengucapkan terimakasih. Karena RSUD ini sangat penting bagi masyarakat,” ungkapnya.

Turut hadir dalam acara itu, Sekretaris Daerah, Kapolres Lotim, Kepala Kejari Lotim, beserta Kepala OPD Lombok Timur, Camat Masbagik, Kepala Desa se-Kecamatan Masbagik. Selain juga turut hadir tokoh masyarakat , tokoh agama dan tokoh pemuda se – Kecamatan Masbagik. (Yat)

Bagikan Berita

Share this post