Dinas Pertanian Lotim Pastikan Lahan Siap Hadapi Musim Tanam

Dinas Pertanian Lotim Pastikan Lahan Siap Hadapi Musim Tanam

Lombok Timur suararinjani.com – Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur memastikan lahan pertanian di wilayahnya telah siap menghadapi musim tanam seiring masuknya musim penghujan pada akhir tahun 2025. Kondisi ini dinilai cukup baik dan menguntungkan bagi para petani untuk mulai melakukan aktivitas tanam.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur, Lalu Fathul Kasturi, mengatakan berdasarkan arahan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terdapat potensi terjadinya bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah. Dampak curah hujan dengan intensitas tinggi terutama dirasakan di wilayah utara Lombok Timur.

Sementara itu, wilayah selatan Kabupaten Lombok Timur dinilai masih relatif stabil dengan intensitas hujan ringan hingga sedang. Kondisi tersebut dianggap sangat mendukung bagi petani untuk mulai menanam, khususnya bagi warga yang memiliki lahan pertanian di kawasan tersebut.

Lalu Fathul mengungkapkan, saat ini para petani di wilayah selatan sudah mulai melakukan persiapan tanam, bahkan sebagian di antaranya telah memulai proses penanaman. Komoditas utama yang dipersiapkan untuk musim tanam kali ini adalah padi dan jagung.

“Untuk lahan pertanian di wilayah selatan, saat ini sedang dalam tahap persiapan tanam padi dan jagung, dan sudah ada yang mulai menanam,” ujar Lalu Fathul Kasturi kepada media ini di ruang kerjanya, Senin, (22/12).

Ia menambahkan, secara umum kondisi curah hujan di Kabupaten Lombok Timur masih berada pada kategori normal hingga sedang. Genangan air yang signifikan belum ditemukan, kecuali di beberapa titik tertentu yang memang kerap mengalami banjir akibat intensitas hujan tinggi.

Terkait kondisi irigasi, Lalu Fathul menyebutkan bahwa secara umum masih berada dalam kondisi aman. Selain irigasi teknis, keberadaan irigasi alami yang dibangun melalui swadaya masyarakat juga dinilai cukup membantu dalam mendistribusikan air ke lahan pertanian.

“Kita memang sudah memasuki musim hujan, artinya lahan pertanian di Lombok Timur siap memasuki musim tanam pertama”, jelasnya.

Namun lanjut Lalu Fathul intensitas hujan tetap perlu menjadi perhatian bersama, karena berdasarkan arahan BMKG terdapat potensi bencana hidrometeorologi di beberapa titik. Seperti di Pringgabaya beberapa waktu lalu, di mana sekitar empat hektare lahan pertanian terdampak dan telah dilakukan reklamasi.

Ia pun mengimbau para petani untuk terus menjaga dan merawat saluran irigasi yang ada guna meminimalisir risiko kerusakan lahan serta memastikan kelancaran pasokan air selama musim tanam berlangsung.

“Mari untuk tetap menjaga kebersihan dan merawat saluran irigasi guna kelancaran pasokan air ke lahan pertanian “, tandasnya. (Yt)

Bagikan Berita

Share this post