Sebanyak 17.446 Santri NW kelas Akhir TP 2025-2026 Terima Doa Ujian

Sebanyak 17.446 Santri NW kelas Akhir TP 2025-2026 Terima Doa Ujian

Lombok Timur suararinjani.com – Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) terus menjaga tradisi baik yang ditinggalkan Pendiri organisasi NW almagfurulahu Maulanasyaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, semasa hayatnya yaitu Pengijazahan Doa Ujian bagi santri NW yang akan menamatkan pendidikan pada setiap jenjang setiap tahunnya.

Pengijazahan doa ujian ini dikhsususkan bagi santri/siswa yang berada di kelas akhir pada jenjang madrasah ibtidaiyah atau sederajat, madrasah tsanawiyah (MTs) atau sederajat dan madrasah aliyah (MA) atau sederajat yang dipusatkan di Yayasan Pontren Syaikh Zainuddin NW Anjani.

Seperti tahun-tahun sebelumnya penerimaan doa ujian dilakukan secara bertahap, yaitu tanggal 26 Januari 2026 santri dari Lombok Timur, tanggal 27 Januari 2026 santri Lombok Tengah dan tanggal 28 Januari 2026 santri dari Kota Mataram, Lombok Barat dan Lombok Utara dan luar Pulau Lombok melalui zoom.

“Pada hari pertama jumlah santri NW se Lombok Timur yang menerima doa ujian sebanyak 8.915 santri. Kemudian pada hari ke tanggal 27 Januari sebanyak 6.000 santri se Kabupaten Lombok Tengah, dan tanggal 28 januri sebanyak 2.531 santri dari Kota Mataram, Lombok Barat dan Lombok Utara dan luar Pulau Lombok melalui zoom,” kata Ketua panitia, Muh. Sapari Ramadhan dalam laporannya, pada Rabu (28/01/2026).

Sebelum diijazahkan, para santri mendapatkan penjelaskan tentang mekanisme maupun tata cara dalam mengamalkan doa ujian yang disampaikan TGH L Anas Hasyri dan Masyaikh Ma’had lainnya secara bergantian.

Dalam irsyadatnya, Ketua Umum PBNW DR. TGKH Muhammad Zainuddin Atsani, mengingatkan kepada para santri untuk terus bersyukur atas nikmat Allah SWT yang diberikan kepada kita. Oleh karenanya, dalam pengijazahan doa ujian ini kita harus melatih kesabaran dalam kondisi apapun. “Jangan lupa terus amalkan doa ujian yang diijazahkan demi meraih kesuksesan dalam belajar,”pesannya.

Ia juga mengingatkan kepada santri agar menjaga keikhlasan dalam menuntut ilmu, sehingga ilmu yang kita dapatkan adalah ilmu yang barokah dan bermanfaat.

“Jangan sampai lupa dengan doa orang tua khususnya ibu kita, agar segala hajat dan niat kita tercapai,”imbuhnya.

TGKH Atsani, juga meminta kepada santri NW tetap berbakti kepada orang tua, guru dan pimpinan agar apa yang kita lakukan mendapat kebarokahan.

“Tetap kompak, utuh bersatu, untuk kejayaan Islam dan Nahdlatul Wathan. Terus tuntut ilmu dari satu jenjang ke jenjang selanjutnya. Alhamdulillah di Pontren Syaikh Zainuddin NW Anjani sudah lengkap dari jenjang TK hingga perguruan tinggi,”pungkasnya.

Usai mendapatkan penjelasan dan pengajian santri langsung diijazahkan Doa Ujian  oleh Ketua Umum PBNW DR TGKH Muhammad Zainuddin Atsani.(vin)

Bagikan Berita

Share this post