Lombok Timur suararinjani.com – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lombok Timur, drh. Achsan Nasirul Huda, mengimbau masyarakat agar menghemat konsumsi pangan, khususnya beras, demi menjaga ketahanan pangan daerah.
Data menunjukkan, konsumsi beras masyarakat Lombok Timur mencapai 131 kilogram per kapita per tahun, jauh di atas rata-rata nasional yang hanya 90–93 kilogram.
“Jika pola ini terus berlanjut, ketahanan pangan kita akan rentan. Karena itu masyarakat perlu mengurangi pemborosan dan membiasakan diversifikasi pangan,” ujar Achsan saat ditemui di Selong, Rabu (20/08).
Selain tingginya konsumsi, Lombok Timur juga menghadapi tantangan penyusutan lahan sawah akibat alih fungsi lahan. Dari sekitar 90 ribu hektare, kini hanya tersisa 38.398 hektare. Kondisi tersebut, kata Achsan, berpotensi mengurangi produksi beras di masa mendatang.
Sebagai solusi, pemerintah daerah mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pangan lokal seperti jagung, ubi, singkong, sayur, buah, hingga protein hewani.
“Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan beras, tapi juga bagaimana masyarakat bisa mengakses pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman,” tegasnya. (yt/zam)