Lombok Timur, suararinjani.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Timur melaksanakan kegiatan Media Ghatering Kolaborasi KPU Kabupaten Lombok Timur bersama Media dalam mensukseskan Pemilihan Umum tahun 2024. Dalam kegiatan tersebut KPU dan Insan Pers sepakat untuk sama – sama mensukseskan Pemilihan Umum.
Acara yang berlangsung pada Minggu 25 Desember 2022 di Hotel Nirvana Tete Batu Selatan itu dibuka langsung Ketua KPU Kabupaten Lombok Timur, M. Junaidi dan dihadiri puluhan wartawan dari media cetak, elektronik dan televisi yang ada di Kabupaten Lotim. Juga turut hadir para Anggota, dan Sekretaris serta Sekretariatan KPU Kabupaten Lombok Timur. Adapun Narasumber pada kegiatan tersebut adalah Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi NTB Yan Marli.
Dalam sambutannya, M Junaidi menyampaikan wujud kolaborasi KPU dengan media diharapkan bisa menjadi penyalur informasi guna menyebarluaskan informasi dan edukasi kepada pemilih.
“Nantinya teman – teman media akan banyak terlibat di iklan kampanye baik yang ditanggung oleh pemerintah maupun iklan pasangan calon dan juga calon legislatif dari masyarakat. Jadi kami minta kerjasamanya dalam hal sosialisasi,” pinta M.Junaidi.
Di tempat yang sama, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPUD Propinsi NTB, Yan Marli menegaskan bahwa Pemilu tahun 2024 tidak akan di tunda seperti isu yang berkembang selama ini. Pemilu sudah ditetapkan sesuai dengan tahapan jadwal pemilu yang ditetapkan oleh KPU RI.
“Kesiapannya bukan hanya pada regulasi semata dari sisi SDM pun kami sudah siap. Selaku eksekutor kami sudah siap menggelar Pemilu baik ditingkat Provinsi maupun Kabupaten/kota,” tutur Yan Marli.
Sementara itu mantan Wartawan senior yang saat ini masih menjabat Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan SDM Taharudin, mengatakan KPU tidak bisa berjalan sendiri dalam hal sosialisasi tanpa kerjasama atau menggandeng media yang ada di Lombok Timur.
Mengingat diakuinya jangkauan media baik cetak maupun elektronik lebih cepat dan lebih luas dalam hal penyampaian informasi kepada masyarakat. “Bagaimanapun KPU butuh Media, jadi kolaborasi itu penting dan tetap harus dilakukan,” tegasnya. (Yat).