Lombon Tengah, suararinjani.com – Dalam rangka membangun sinergitas antara penyelenggara pemilihan dengan pemerintah daerah (pemda) oleh Pjs Bupati Lombok Tengah, Abdul Aziz berkunjung ke penyelenggara pemilu seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lombok Tengah (Kab.Loteng). Rabu (02/10) pagi.
Dalam kesempatan ketika itu dikatakan, pihaknya meminta kepada penyelenggara pemilu untuk tetap bekerja secara profesional. Yang mana pihaknya sengaja mengunjungi para penyelenggara baik KPU maupun Bawaslu dalam rangka ingin memastikan bahwa pelaksanaan pilkada bagi penyelenggara pemilu sepenuhnya mereka bekerja dengan baik.
Dari komunikasi yang dilakukan dengan jajaran KPU dan Bawaslu diakui bahwa berbagai tahapan sudah berjalan dengan baik. Dan diminta kepada para penyelenggara dalam hal ini KPU dan Bawaslu untuk bekerja berdasarkan tugas pokok serta fungsinya sesuai dengan yang sudah digariskan dalam ketentuan perundang- undangan.
“Tentu saja kami menghimbau kepada ASN supaya berlaku netral, artinya tidak menyusahkan diri sendiri dan tidak menyusahkan pejabat yang berwewenang yakni Sekda dan pejabat lainnya di pemda,” ungkap Abdul Aziz.
Lanjut dikatakan pihaknya, kalau seorang ASN memang memiliki hak memilih, namun dalam hal pilihan itu diharapkan cukup diketahui dalam hatinya saja tanpa harus mengumbar apa yang menjadi pilihannya. “Atau dalam hal ini sama sekali tidak ikut dalam berkampanye,” tegasnya..
Memang secara khusus tambahnya, terkait melakukan monitor tidak ada tim untuk memantau netralitas ASN. Dikarenakan sudah ada Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) yang memiliki tugas pokok dan fungsi dalam melakukan pembinaan.
Kembali ditegaskan, bahwa kedatangannya ke kantor penyelenggara pemilu adalah tidak lain untuk memastikan urusan pemerintahan dengan penyelenggara Pemilihan akan terjalin baik. Selaku Pejabat Pembina Kepegawaian, pihaknya berupaya untuk terus mengingatkan para ASN agar berlaku netral. “Yang jelas kami datang bersilaturahmi ingin memastikan urusan pemerintahan berjalan dengan baik, guna mengawal keberlangsungan pilkada yang sekaligus juga nantinya bisa maksimal berjalan dengan baik.” tambahnya.
Oleh pihaknya juga setiap apel pagi tidak lupa mengingatkan ASN berlaku netral, untuk tujuan tidak ada kegaduhan, Kambtimas tidak tergangggu. Dengan begitu, tentunya kondusifitas keamanan di daerah pun terjaga aman dan damai.
“Yang jelas apa yang menjadi larangan hendaknya harus dipedomani,” tegasnya.
Sementara jtu Ketua Bawaslu Kab.Loteng, Lalu Fauzan Hadi mengapresiasi Pjs Bupati yang telah melakukan kunjungan ke kantor Bawaslu. Pihaknya mengungkapkan keinginannya membangun sinergitas yang baik selama proses penyelenggaran Pilkada. Terutama terkait koordinasi dan komunikasi kedua lembaga, mengingat dari Bawaslu sudah membentuk berbagai pokja.
“Kami telah berencana melakukan silaturahmi kepada Pjs Bupati. Alhamdulillah beliau inisiatif sendiri datang kepada kami dan banyak hal yang perlu kami koordinasikan dan komunikasikan dengan Pemda,” tuturnya.
Sebab perlu diketahui bahwa pihaknya sendiri telah membentuk Pokja pengawasan kampanye. Pokja Netralitas ASN, dan Pokja isu-isu negatif.
“Adapun anggota Pokja ini terdiri dari Bawaslu, Pemda, Kejaksaan, dan Kepolisian,” paparnya. (ang)