Lombok Tengah, suararinjani.com – Bupati Lombok Tengah (Loteng) HL Pathul Bahri, menyampaikan pidato dalam acara rapat paripurna DPRD dalam rangka perayaan hari jadi ke-80 Kabupaten Lombok Tengah (Kab.Loteng), Selasa (14/10).
Dalam pidatonya, Bupati Pathul Bahri menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mewujudkan visi dan misi daerah.
Bupati juga menjelaskan bahwa Kabupaten Loteng telah mencapai banyak kemajuan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 71,19 poin pada tahun 2024.
“Selain itu, tingkat pengangguran terbuka juga berhasil diturunkan menjadi 2,55 persen” jelas Bupati.
Adapun disampaikan juga terkait tentang Rancangan Kebijakan Umum APBD 2026 yang akan difokuskan pada optimalisasi capaian pendapatan asli daerah dan peningkatan kemandirian fiskal daerah. Belanja daerah pada tahun anggaran 2026 direncanakan sebesar Rp. 2.398.210.370.660 dengan prioritas pada pengalokasian belanja yang bersifat wajib dan mengikat, serta dukungan operasional belanja layanan publik.
Tema pembangunan Kab.Loteng pada tahun 2026 adalah “Membangun Fondasi Masmirah Melalui Sumber Daya Manusia Berkualitas, Pertumbuhan Berkelanjutan dan Penurunan Kemiskinan”.
“Tema ini akan menjadi payung bagi 6 prioritas pembangunan daerah di Kab.Loteng salah satu diantaranya seperti, optimalisasi program penanggulangan kemiskinan dan permasalahan sosial lainnya,” terangnya.
Dengan demikian, Kab.Loteng optimis dapat mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemda pun optimistis dapat mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 4,99-6,25% pada tahun 2026.
Selanjutnya dipaparkan tentang Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kab.Loteng Tahun Anggaran 2025. Dimana menurut Bupati, optimisme ini didukung oleh pesatnya geliat kawasan ekonomi khusus Mandalika, sektor pariwisata, pertanian, dan industri UMKM yang terus menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Selain itu, pemda juga fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penurunan kemiskinan, dan pengembangan infrastruktur.
“Insha Alloh, dari itulah tanpa adanya sinergitas kerjasama yang baik antara pihak pemda dan semua anggota dewan kita yang terhormat di DPRD Loteng maka semua itu tidak akan mungkin bisa maksimal terwujud,” papar Pathul Bahri penuh harap. (ang)