Kendati Gagal Pertahankan Gelar Juara Umum Lasqi Loteng  Siap  Bernenah

Kendati Gagal Pertahankan Gelar Juara Umum Lasqi Loteng  Siap  Bernenah

Lombok Tengah, suararinjani.com – Festival Lasqi Nusantara Jaya tingkat Provinsi NTB (Prov.NTB) Tahun 2025 resmi ditutup pada Sabtu (15/11) di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Ajang yang berlangsung selama tiga hari, sejak Kamis-Sabtu 13-15 November 2025, mempertemukan para duta seni Islami terbaik dari seluruh kabupaten/kota di NTB.

Pada tahun ini, Lombok Tengah (Loteng) harus merelakan gelar juara umum yang mereka raih tahun lalu. Persaingan semakin ketat membuat Loteng hanya mampu menempatkan sebagian kecil perwakilan di posisi tiga besar. Meski demikian, kontingen tetap tampil percaya diri dan menunjukkan kualitas di berbagai kategori.

Adapun Prestasi Loteng di Festival Lasqi NTB 2025 diantaranya, Pop Religi Remaja Putra – Juara 3: Bambang Sutrisno (Nomor 09), Pop Religi Dewasa Putra – Juara 3: Muhamad Munir (Nomor 07), Bivo Gambus Anak Putra – Juara 3: Rijalul Hak (Nomor 11), Bivo Gambus Anak Putri – Juara 3: Seraphina Aleeya Althaf (Nomor 12), Qasidah Remaja Putra – Juara 2: Nomor 02 (Loteng), Qasidah Dewasa Putri – Juara 3: Nomor 02 (Loteng). Prestasi ini menjadi bukti bahwa Loteng masih memiliki talenta seni Islami yang mampu bersaing di tingkat provinsi.

Ketua Lasqi Loteng, Hj. Nurul Aini Pathul Bahri, saat itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah tampil maksimal. Dan untuk hasil yang didapatkan saat ini tentunya dapat  menjadi pemicu untuk berbenah lebih baik lagi kedepannya.

“Dalam lomba, kalah menang itu biasa. Apa yang kita raih hari ini menjadi motivasi untuk terus berbenah dan meningkatkan pembinaan pada tahun mendatang,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pengalaman tahun ini menjadi evaluasi penting agar kontingen Lombok Tengah bisa kembali bangkit dan lebih kompetitif. “Kota Mataram keluar sebagai Juara Umum 2025,” tandasnya.

Berdasarkan rekapitulasi resmi panitia, Kota Mataram ditetapkan sebagai Juara Umum Festival Lasqi Nusantara Jaya 2025 setelah mendominasi berbagai kategori lomba.

Festival seni Islami tahunan ini kembali menjadi ajang untuk memperkuat kreativitas generasi muda NTB sekaligus menjalin silaturahmi antardaerah. Meski gagal mempertahankan gelar juara umum, Lombok Tengah pulang dengan semangat dan optimisme baru untuk bangkit di tahun-tahun mendatang. (ang)

Bagikan Berita

Share this post