Lombok Tengah, suararinjani.com – Polsek Batukliang Polres Lombok Tengah (Loteng) berhasil bekuk dua pelaku jambret atau pencurian dengan kekerasan yang beraksi saat jelang berbuka puasa.
Pelaku jambret terbilang sudah cukup meresahkan masyarakat. Dimana masyarakat sedang fokus untuk berbuka puasa, disaat itulah para pelaku jambret ini kemudian dibekuk seketika setelah aparat menerima informasi dari masyarakat.
Berawal dari korban HS 16 tahun dan AP 16 tahun, sedang berboncengan di Jalan Raya Mantang yang saat itu korban HS sedang mengoperasikan handphonenya (hp) secara tiba-tiba pelaku dari arah belakang langsung berusaha merampas hp milik korban.
Menyadari hpnya akan dirampas, korban pun berusaha untuk mempertahankan sehingga terjadi adu tarik menarik antara pelaku dengan korban yang menyebabkan kedua sepeda motor yang dikendarai teman pelaku dan teman korban tidak dapat dikendalikan akhirnya berbenturan sehingga mereka terjatuh.
Korban pun seketika itu langsung berteriak meminta tolong dan kedua pelaku diamankan warga sekitar. Sementara korban langsung dibawa ke Puskesmas Mantang untuk diberikan perawatan medis.
Mendapat informasi dari masyarakat, Kapolsek Batukliang bersama anggota langsung menuju TKP sekaligus engamankan kedua pelaku serta tidak lupa pula mengecek kondisi korban yang ada di Puskesmas.
Kapolres Lombok Tengah, AKBP Iwan Hidayat, melalui Kapolsek Batukliang IPTU Reza Ihyaul Itsnain, mengatakan, sampai dengan saat ini kedua pelaku sudah diamankan. Kemudian korban juga sudah mendapatkan perawatan medis juga telah didampingi kedua orang tua mereka.
“Mudah-mudahan kondisi korban segera membaik dan bisa dibawa pulang sambil rawat jalan,” ungkapnya, Selasa (11/03).
Terhadap kedua pelaku jambret pun saat ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut. “Kami masih lakukan penyelidikan mendalam kepada pelaku, dan untuk saat ini kedua pelaku sudah mengakui perbuatannya,” tegas Kapolsek.
Sebagai bentuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah pada saat bulan puasa, Polri akan terus melakukan upaya pencegahan terhadap setiap kemungkinan adanya tindak pidana. Patroli yang ditingkatkan pada saat jam-jam ramai kegiatan masyarakat maupun saat masyarakat sedang istirahat menjadi bagian tugas Polri untuk tetap menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Adapun peran serta masyarakat dalam memberikan informasi adalah menjadi bagian yang sangat baik dalam membangun komunikasi dan kerjasama dalam menciptakan suasana keberkahan khususnya di bulan puasa ini. Termasuk peran orang tua dalam mengawasi anak-anaknya juga sangat penting untuk menghindarkan dari hal-hal yang negatif.
“Disamping Kami tetap dan terus melakukan patroli untuk mencegah kejahatan, peran orang tua dalam mengawasi kegiatan anaknya juga sangat diperlukan. Dalam hal ini hendaknya kita ersama- sama menjaga keamanan wilayah,” terangnya. (ang)