Kian Dilirik Investor, Trend Iklim Investasi Berimbas Positif di Loteng

Kian Dilirik Investor, Trend Iklim Investasi Berimbas Positif di Loteng

Lombok Tengah, suararinjani.com –Trend iklim investasi berimbas positif di Kabupaten Lombok Tengah (Kab.Loteng) yang dikenal dengan daerah dengan slogan “Gumi Tatas, Tuhu, Trasna (Tastura) dikarenakan dari tahun ke tahun diberbagai sektor pembangunan, baik itu fisik maupun non fisik wilayah Kab.Loteng mengalami kemajuan perkembangan cukup pesat.

Sebagai bentuk pengakuan tersebut, Kab.Loteng pun oleh pemerintah pusat dijadikan sebagai salah satu daerah dengan status “Daerah Khusus” Salah satu perkembangan yang cukup pesat dan mengalami trend yang sangat positif yakni terhadap iklim investasi.

Adapun trend ini diukur dari sisi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang melampaui target. Yang mana hal itu diketahu bersumber dari retribusi. Dari target yang ditetapkan sebelumnya adalah Rp. 2,3 miliar lebih dan PAD retiribusi yang berhasil kita dapatkan hingga 100,19%.

“Alhamdulillah, trend iklim investasi di Kab. Loteng terus membaik, atau terkait ini juga dapat kita sebut terjadi trend positif,” ungkap Kepala Dinas (Kadis) Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kab.Loteng, Jalaluddin, di tempat kerjanya Kamis (14/02).

Hal ini lanjutnya, menandakan tingkat kepercayaan investor dalam maupun luar negeri menanamkan sahamnya di Kab.Loteng dinilai berangsur membaik. Bahkan, dinilai tergolong cukup tinggi di tahun 2024 kemarin.

Sehingga, tidak salah jika terjadinya trend iklim investasi yang terus membaik di Kab.Loteng dapat dinilai sudah normal kembali. Dengan trend investasi Loteng yang positif tentunya berdampak langsung terhadap tingginya raupan PAD di tahun 2024.

“Raupan PAD tertinggi didapatkan dari retribusi ijin pendirian gedung. Tingginya raupan PAD dibidang ini tentu saja ini menandakan tingginya kesadaran para investor sekaligus masyarakat terkait akan pentingnya hal tersebut. Dengan tingginya kesadaran masyarakat dan investor tentunya akan menguntungkan daerah kita,” terangnya.

Lebih jauh dikatakan, raupan PAD yang melampaui target di tahun 2024 kemarin pastinya tidak begitu saja membuat puas, melainkan berbagai upaya dan inovasi pun kembali dilakukan dinas terkait di tahun 2025 kedepan. Salah satunya yakni, dengan terus meningkatkan pengawasan di lapangan terutama di bidang pariwisata.

Sebab di bidang ini menurut beliau, laju investasi yang terjadi tergolong cukup tinggi. Atas dasar itulah berbagai inovasi pun akan dilakukan di tahun 2025 ini.

“Insha Alloh, dengan begitu kami yakin akan berdampak kepada ssmakin tingginga angka raupan PAD yang dapat kami sumbang nanti ke Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kab.Loteng,” katanya meyakinkan.

Ditambah pihaknya, adapun upaya lain guna meningkatkan PAD Loteng di bidang investasi yaitu, dengan cara melakukan promosi. Diantaranya, promosi dengan cara memanfaatkan sarana sosial media (sosmed) seperti, Youtube dan link medsos dimiliki DMPTSP Kab.Loteng sendiri.

Pentingnya melakukan promosi melalui medsos notabene dikarenakan sarana ini cukup ampuh dan jitu dalam hal memberikan informasi yang real khususnya tentang wilayah Gumi Tatas, Tuhu, Trasna (Kab.Loteng).

“Dominan para investor terutama luar negeri selalu memanfaatkan kecanggihan tekhnologi dalam menetapkan sekaligus memantapkan investasi yang akan dilakukan,” tambahnya.

Terakhir ditegaskan, untuk meningkatkan laju investasi perlu kiranya memperhatikan beberapa faktor pendukung. Antara lain, meliputi kondisi sosial dan politik yang harus menjamin kondisi aman, nyaman, serta kondusif guna mewujudkan perolehan minat investasi.

Kemudian penyiapan infrastrurktur dasar yakni, jalan, air, listrik, dan sebagainya. Nilai tukar rupiah terhadap dolar yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional, dan yang terkahir adalah, dasar tenaga kerja.

“Yang terpenting dari laju investasi yakni terjaminnya lahan yang clear and clean,” tuturnya tegas.(ang).

Bagikan Berita

Share this post