Lombok Tengah, suararinjani.com – Dalam kegiatan reses salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Temgah (Kab.Loteng) diketahui masih mendominasi permintaan sebagian besar warga terkait kebutuhan perbaikan jalan, Penataan lingkungan dan Irigasi pertanian.
Seperti dalam kegiatan reses konstituen, M. Maulidi anggota DPRD Loteng Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Pujut Praya Timur Loteng. Dimana dikatakan pihaknya, kalau di semua titik tempat melaksanakan reses, di samping permintaan kebutuhan yang lain didapatkan tiga kebutuhan ini selalu saja muncul disuarakan sejumlah warga.
“Paling dominan iya itu tadi, kebutuhan Perbaikan jalan, Penataan lingkungan dan Irigasi pertanian,” kata M. Maulidi, Jum’at (14/11).
Politisi PBB ini juga mengatakan, tiga kebutuhan yang selalu terjaring dalam reses, menurutnya itu memang kebutuhan yang sangat urgensi dan harus diperhatikan. Jalan misalnya, di Loteng khususnya di dapil tiga, dibeberapa jalur besar masih ada yang perlu diperbaiki, terutama jalur Mujur, Marong, Kidang Bilelando Kecamatan Praya Timur Loteng. hingga tembus ke Bangket Parak dan Awang Kecamatan pujut Loteng.
Terlebih jalan ini paling ramai dilewati masyarakat dalam beraktifitas. Namun kondisinya banyak berlubang dan perlu diperbaiki, agar aktifitas masyarakat lancar.
“Termasuk adik adik yang pulang pergi sekolah ke Mujur, Praya dan di beberapa sekolah lainnya,” ujarnya.
Selanjutnya penataan lingkungan, di beberapa desa, baik desa-desa di Kecamatan Pujut dan Praya Timur Loteng. Termasuk di Desa Bilelando Kecamatan Praya Timur. “Di desa ini, saya dapatkan masukan dilakukan penataan lingkungan, itu kita usahakan dan untuk sementara kita tampung untuk selanjutnya kita eksekusi,” ungkapnya.
Selanjutnya soal Irigasi, Loteng salah satu kabupaten penyuplai beras nasional, keberadaan irigasi pertanian tidak kalah pentingnya untuk diberikan perhatian. Sebab baik dan tidaknya hasil pertanian tergantung suplai air, ketika tanaman padi sedang senangnya butuh air, lalu air tidak ada maka sudah tentu Itu bisa mengakibatkan gagal panen.
Sehingga hal itu sangat mempengaruhi suplai beras, termasuk tingkat kesejahteraan ekonomi masyarakat semakin menurun. Dari itu, tidak salah jika petani meminta agar saluran irigasi pertanian semakin diperbanyak dan di perbaiki irigasi irigasi yang sudah tidak layak pakai.
“Semua masukan kami tampung, untuk selanjutnya Insha Alloh kami akan sampaikan. Dan tentu saja satu persatu kita akan upayakan untuk direalisasikan hingga tuntas,” yakinnya. (ang)