Sekda Imbau Warga Tidak Menambang Batu Apung di Areal Sirkuit Lantan

Sekda Imbau Warga Tidak Menambang Batu Apung di Areal Sirkuit Lantan

Lombok Tengah, suararinjani.com – Sekda Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya, menghimbau kepada warga supaya tidak melakukan aktifitas menambang batu apung di areal Sirkuit Motocross 459 Lantan, Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah (Kab.Loteng). Jum’at (09/12).

Pasalnya, saat ini di areal sirkuit sedang ada perbaikan menjelang kejuraaan motocross tingkat provinsi yang berlangsung pada 17-18 Desember tahun 2022 ini.  Diantaranya, di areal tersebut kini sedang dalam tahap proses pembuatan saluran drainase, untuk kepentingan mencegah terjadinya banjir di pemukiman warga yang ada di sekitar wilayah sirkuit.

Penambangan liar dilakukan sejumlah warga guna berebut batu apung terdapat di bekas galian dibuat alat berat di areal sirkuit. Dimana, aktifitas ini oleh sebagian warga pelaku penambangan batu apung inipun berharap nantinya setelah gelaran motocross tingkat provinsi selesai oleh pihak pemda mengizinkan untuk tetap melakukan penambangan atas dasar menambah pemasukan guna memenuhi kebutuhan mereka (warga penambang batu apung, red) sehari – hari.

“Mengenai persoalan ini sudah kita rapatkan, penambang tetap kita himbau agar tidak menambang di areal sirkuit serta areal pendukung lainnya. Terlebih, saat ini alat berat masih beroperasi membersihkan areal sirkuit. Penambangan sudah lama dilakukan warga, tentunya kegiatan seperti itu tetap tidak kita berikan izin,” tegas Sekda.

Lanjut diterangkan, beberapa keperluan persiapan untuk gelaran kejuaraan motocross tingkat provinsi di sirkuit oleh pemda sendiri telah menerjunkan dua alat berat excavator. Satu alat berat fokus untuk melakukan perbaikan track dan satu alat lainnya untuk menyiapkan tempat set event.

Terkait hal inipun Bupati sudah memberikan arahan supaya segala sesuatu khususnya yang menyamgkut tahap persiapan hingga berlangsungnya gelaran di sirkuit harus diupayakan untuk dilakukan semaksimal mungkin.

“Progres baru sekitar 250 meter dari panjang 1,4 km. Bupati sudah memberikan arahan dan berbagai persiapan untuk track masih terus berjalan,” terangnya. (ang)

Bagikan Berita

Share this post