Presiden Jokowi : Madrasah NWDI Wadah Penguatan Pondasi Keimanan dan Karakter Bangsa
Lombok Timur suararinjani.com – Ratusan ribu jemaah Nahdlatul Wathan (NW) membanjiri Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani Lombok Timur, dalam rangka menghadiri perayaan hari ulang tahun (Hultah) ke-88 Madrasah NWDI pada Minggu (29/10).
Para jemaah tersebut datang dari berbagai penjuru Nusantara sejak pagi subuh bahkan ada yang rela menginap di bawah tetaring medan Hultah agar mereka bisa mengikuti secara langsung acara akbar yang dihelat sekali setahun itu. Mereka berkumpul di lahan seluas kurang lebih 3 hektare.

Tidak hanya itu, jemaah juga membludak di jalanan umum. Mereka datang dengan semangat NW warisan pendiri Almagfurlah Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid.
Presiden RI H Joko Widodo, yang diwakili Menteri Agama H Yaqut Kholil Qumas, dalam sambutannya menyampaikan apresiasai kepada organisasi Nahdlatul Wathan yang telah istiqomah memajukan dunia pendidikan di tanah air. Kita berkumpul di hari yang penuh kebahagian dalam rangka menghadiri perayaan hari ulang tahun (Hultah) ke-88 Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI), sebuah lembaga pendidikan yang telah berkontribusi besar dalam mencetak generasi berkualitas.
“Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah, sejak didirikan hingga saat ini telah menjadi wadah pembentukan karakter, iman dan ilmu bagi ribuan siswa. Hal ini suatu prestasi luar biasa yang patut kita apresiasi,” ucapnya.
Lanjutnya, Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah menjadi cikal bakal berdirinya organisasi Nahdlatul Wathan (NW) yang telah menghasikan lulusan yang bukan hanya pandai dalam pengetahuan tetapi juga memiliki kecintaan mendalam pada agama, bagsa dan Negara.
“Saya sangat menghargai peran penting yang telah dimainkan oleh lembaga pendidikan seperti Madrasah NWDI dalam memperkokoh pondasi keimanan moral dan karakter kebangsaan. Madrasah ini telah menjadi wahana bagi generasi muda untuk mendalami ajaran Islam rahmatan lil alamain serat untuk memupuk semangat kebangsaan yang kokoh,” imbuhnya.
Kami, kata Presiden, ingin menekankan, pemerintah sangat mendukung perkembangan pendidikan Ilsam di tanah air. Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama dan membantu lembaga-lembaga seperti Madrasah NWDI agar semakin maju dan berkembang.

“Hal ini mencakup upaya untuk meningkatkan standar pendidikan di madrasah seperti peningkatan mutu guru, penggunaan kurikulum yang relevan dengan tantangan zaman dan pengembangan sumberdaya pendidikan yang telah baik,” katanya.
Selain itu, kata Jokowi, tidak dapat kita abaikan pentingnya penguasaan informasi teknologi oleh santri Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah. Kami mendorong Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah dan organisasi NW untuk terus mengintegrasikan IT dalam kurikulum dalam kegiatan keorganisasian untuk memastikan akses yang serba teknologi dan mempersiapkan santri dan warga NW agar dapat bersaing di dunia yang semakin terhubung dan canggih.
Peringatan Hultah ke 88 Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah badalah momentum yang penting bagi kita untuk merenungkan pencapaian kita selama ini dan menatap masa depan yang lebih baik.
“Kami mengajak seluruh pemangku Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah dan organisasi NW untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memelihara semanagat kebersamaan dan terus memberikan kontribusi yang positif kepada masyarakat dan bangsa,”pungkas Menag Yaqut saat membacakan sambutan Presiden Jokowi.
Ketua Umum PBNW TGKH Muhammad Zainuddin Atsani dalam pidatonya, menyampaikan momen Hultah Madrasah NWDI ini menjadi ajang silaturahim nasional bagi pengurus dan Jemaah NW. Ini juga momentum mengungkapkan rasa bangga kepada pemimpin bangsa yang telah memberikan dukungan dan kontribusi dalam beberapa bentuk hingga madarasah NWDI pada umur ke-88 terus berjuang meningkatkan Sumber Daya Manusia dan membangun NKRI.
Nahdlatul Wathan, katanya, bergerak pada ranah pendidikan, sosial dan dakwah atau dalam istilah trilogi perjuangan Nahdlatul Wathan. NW menyadari bahwa pendidikan adalah pondasi pertama dalam sebuah peradaban. NW percaya pendidikan adalah kunci membangun kemajuan dan kemakmuran.
“Alhamdulillah, hingga saat ini Madrasah NWDI yang bernaung di NW hingga Desember 2022 sebanyak 2.027 yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia,” ungkapnya.
Kedua, ranah sosial. NW tetap menanamkan nilai-nilai kemanusiaan. NW percaya kepedulian terhadap jemaah adalah langkah nyata untuk mewujudkan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin. Ketiga dalah pergerakan dakwah. NW sadar dakwah adalah bagian yang penting dalam menyebarkan Islam Ahlussunnah wal jamaah.
“Dengan trilogi perjuangan ini, NW akan terus berkembang dan jaya menuju Indonesia maju,”pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua panitia Hultah ke-88 Madrasah NWDI TGH Zainal Arifin Munir, mengatakan menurut perkiraan panitia, setidaknya 100 ribu lebih jamaah yang hadir di acara puncak.
“Acara puncak ini kita sudah perkirakan akan hadir 100 ribu jamaah yang ditampung dibawah tetaring ukuran 3 hektar yang dibuat oleh jamaah sendiri,” ucap TGH Zainal.
Ulang tahun kali ini mengusung tema “88 Tahun Madrasah NWDI Mengabdi Untuk Nusantara, Terus Bergerak Untuk Indonesia Maju.”
Pengajian Akbar Hultah ke 88 Madrasah NWDI disampaikan ulama dari Makkah al Muakkromah Dr Sayyid Muhammad Shogir Arruqaimi al Makki yang diterjemahkan TGH Sahri Ramadhan.
Pada acara hultah hadir sejumlah pejabat di antaranya Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas Kapolda NTB Irjend Umar Faruq, Kepala Kanwil Kemenag NTB H Zamroni, Bupati Lombok Tengah Lalu Fathul Bahri, Wakil Bupati Lombok Utara, Deni Karter Febrianto. (*)