Mataram suararinjani.com – peluang Tuan Guru Haji Lalu Gede Wirsakti Amir Murni, atau akrab dipanggil Gede Sakti, menjadi salahsatu legislator mewakili NTB jalur pemilu legislatif (Dewan Perwakilan Daerah red) cukup terbuka. Hal ini dilihat dari track record Gede Sakti pada perpolitikan di NTB. Gede Sakti pernah tercatat sebagai anggota DPRD Kabupaten Loteng, DPRD Provinsi NTB dan juga pernah mengikuti kontestasi Pilkada di NTB.
Dengan bermodal pengalaman tersebut dan memiliki basis NW yang notebene organisasi terbesar di NTB menjadikan cucu Pahlawan Nasional (TGKH M Zainuddin Abdul Madjid) itu menjadi salah satu kandidat calon DPD RI yang punya peluang besar ke Senayan.
Gede Sakti menjadi salah satu bakal calon DPD RI dapil NTB setelah pada Senin 8 Mei 2023 lalu resmi mendaftar ke KPU NTB. Gede Sakti yang juga merupakan petinggi NW datang ke kantor KPU NTB di jalan Langko Mataram, dihantar ratusan pendukung dan simpatisan.
Dalam konferensi pers usai pendaftaran di KPU NTB, Gede Sakti mengatakan, mendaftar sebagai calon anggota DPD RI dalam Pemiu 2024 membuktikan keseriusannnya.
“Hari ini kami resmi mendaftar sebagai calon anggota DPD RI dalam pemilu 2024 mendatang. Ini menjadi ikhtiar dan keseriusan kami, Insya Allah,” tegas TGH Gede Sakti.
Dengan pengalaman politiknya yang cukup panjang, Gede Sakti mengaku optimis bisa mengoleksi satu kursi DPD. Secara eksplisit, ia mengaku tak keder dengan nama-nama lain yang berkontestasi di pileg DPD.
“Semakin banyak calon semakin bagus. Yang jelas kami tahu cara untuk menang,” kata Gede Sakti.
Ia mengatakan, jaringan ormas Nahdlathul Wathan akan menjadi mesin utama penopang pemenangannya. Ia akan meminta timnya untuk bergerilya hingga ke dusun-dusun di NTB mensosialisasikan dirinya.
“Yang jelas kita punya basis pemilih organik. Ini modal kuat, tapi tidak mungkin hanya berpegang pada itu. Kita akan gerakkan tim ke basis-basis lain,” katanya.
Gede Sakti menargetkan 300 ribu suara untuk mengamankan kursi DPD RI. Target tersebut, kata Gede Sakti cukup realistis untuk bisa diraihnya.
Ia akan memanfaatkan betul jaringan untuk bisa menyebar hingga ke pelosok. Sebab diakuinya, dengan daerah garapan se-NTB, tidak mungkin bagi dirinya untuk bergerak sendiri.
“Tentunya kita minta pendukung setia untuk bisa menyebar, karena kalau saya sendiri tidak mungkin,” pungkasnya. (ror)