Lombok Timur suararinjani.com – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, H Ahmad Muzani, berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Syaikh Zainuddin Nahdlatul Wathan (NW) Anjani Lombok Timur, NTB, pada Jumat (01/12).
H Ahmad Muzani, yang juga Wakil Ketua MPR RI menyampaikan jika Allah SWT mengijinkan Prabowo-Gibran menang semua lembaga pendidikan baik negeri maupun swasta, sekolah umum maupun agama semuanya harus mendapat kesempatan dan pemerataan. Inilah cara mengatasi stunting. “InsyaAllah 5,10, 15 bahkan 20 tahun yang akan datang orang Indonesia akan tinggi-tinggi. Orang Indonesia akan kuat-kuat. Otaknya cerdas dan berpengetahuan tinggi,”tandasnya.
Lanjutnya, di dalam program kerja Prabowo, ia menginginkan pondok pesantren dan sekolah agama menjadi pilar penting membina akhlak dan budi pekerti bangsa. Karena itu pondok pesantren seperti Nahdlatul Wathan akan menjadi kunci pembentukan akhlak yang mulia dan budi pekerti bagi bangsa.
“Itu sebabnya pak Prabowo bertekad dalam program kerjanya, karena ini adalah amanat undang-undang pondok pesantren. Bila beliau jadi presiden, beliau akan mewujudkan dana abadi pondok pesantren,” tandasnya disambut tepuk tangan para santri.
Katanya, dana abadi pondok pesantren adalah upaya yang dilakukan oleh Negara untuk memungkinkan agar pondok pesantrensemakin hari semakin eksis, semakin hari semakin nyata untuk bisa menimba ilmu apakah di dalam negeri ataupun di luar negeri, dipastikan dana itu dari Negara.
Oleh sebab itu kata Muzani, demokrasi mewujudkan kemajuan bagi kita. Kekuasaan rakyat pada 14 Februari kita akan memilih presiden orang yang benar, akan memilih presiden yang betul-betul ngurus rakyat.
“Itulah sebabnya beliau bertekad jika masyarakat Nusa Tenggara Barat, memberikan kepercayaan kepada beliau menjadi presiden, beliau akan gunakan kekuasaan ini untuk membela orang-orang miskin, membela orang terpinggirkan, membela orang kecil dan semuanya, karena mereka berhak hidup layak di Negara Republik Indonesia,” tandasnya.
Selain pemerataan pendidikan, Muzani juga membeberkan ada tiga program unggulan pasangan Prabowo-Gibran. Janji Prabowo ada tiga.
“Beliau bertekad mewujudkan swasembada pangan. Bertekad swasembada air dan bertekad swasembada energi,” kata Muzani dalam sambutannya di depan jajaran pengurus Partai Gerindra NTB, ribuan jemaah dan santri NW.
Menurut Muzani, janji pasangan Prabowo-Gibran tersebut disampaikan pada saat mendaftar ke KPU pada 25 September 2023 lalu. Janji itu disematkan di depan para pendukung dan relawan.
“Indonesia harus memenuhi kebutuhan makan minum sendiri. Sekarang ini sawah kita makin berkurang. Sawah makin sempit. Pupuk kita nggak ada. Petani di Jawa, di Sulawesi bertanya mana pupuk subsidi tapi pupuknya tidak ada,” kata Muzani.
Dia menegaskan Prabowo bertekad mengurangi kebutuhan impor swasembada beras dan padi dari luar negeri ke Indonesia. Baik dari Vietnam, Kamboja, India, dan negara tetangga Thailand.
“Sekarang masalahnya negara tersebut menutup ekspor beras. Tidak menjual beras untuk Indonesia. India juga mulai tidak menjual untuk negara luar karena untuk kebutuhan sendiri. Lama-lama Vietnam dan Thailand tidak menjual beras ke luar negeri,” ujar Muzani.
Dia optimistis ketiga program andalan Prabowo-Gibran tersebut bisa menumbuhkan produktivitas sawah-sawah di seluruh Indonesia.
“Di NTB tanahnya subur harus didukung dengan ketiga program Prabowo tersebut menjadi pemenuhan pangan nasional,” katanya.
Muzani mengeklaim jika para petani rajin ke sawah, maka semua hasil petani di NTB makin melimpah. Dengan produksi sawah melimpah, maka keluarga petani di NTB menjadi makmur.
“Sekarang petani kita banyak menganggur di desa-desa. Ini akan menyebabkan kemiskinan di desa-desa bertambah. Intinya Prabowo ingin menyelesaikan rantai kemiskinan dari petani,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PB NW), Maulana Syaikh Tuan Guru Kiyai Haji Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani, mengungkapkan bahwa jemaah NW melalui satu komando PBNW untuk memenangkan paasangan Prabowo-Gibran pada pilpres 2024.
“Kami menargetkan lima juta suara untuk pasangan Prabowo-Gibran dari semua jemaah dan alumni NW di 38 provinsi di Indonesia. Kami sudah siap bertarung, semua sudah klir. Semua suara ke Prabowo-Gibran melalui relawan dari 38 provinsi dan jemaah NW di lima negara,” ujar Kiyai Hamzanwadi II panggilan akrabnya.
Sementara, Wakil Ketua DPD Gerindra NTB Lale Syifaun Nufus sekaligus caleg Gerindra DPR RI dapil NTB II mengatakan kedatangan Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran Gibran disambut dengan peresmian Relawan Nusantara (Restu) untuk Prabowo-Gibran dari kalangan NW.
“NW memutuskan perjuangan politik besar yakni untuk Gerindra. Gerindra corong politik NW. Sami’na wa ato’na semua pengurus besar NW menyuarakan politik, sosial dan pendidikan,” tandas Lale.
Dalam acara silaturahmi tersebut turut hadir Ketua DPD Gerindra NTB Lalu Pathul Bahri dan jajarannya, para Masyaikhul Ma’had DQH NW, Pengurus NW dari tingkat pusat sampai ranting dan badan otonom dan lembaga NW. (*)