Perkuat Silaturahim, PGNW Gelar Halal Bihalal

Perkuat Silaturahim, PGNW Gelar Halal Bihalal

Lombok Timur, suararinjani.com – Keluarga besar Persatuan Guru Nahdlatul Wathan Kabupaten Lombok Timur, menggelar Halal Bihalal 1444 Hijriyah di Pendopo Bupati Kabupaten Lotim pada Senin, (08/05).

Ketua Pimpus PGNW Hj.Lale Yaqunnafis,  dalam sambutannya menyampaikan  terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi positif bagi kemajuan PGNW di NTB. Ia berpesan kepada semua guru melalui perwakilan PGNW yang hadir agar tetap meneruskan amanah Kakeknya yang saat ini menjadi Pahlawan Nasional Almagfirullah TGKH.Zainuddin Abdul Majid.

“Badan Otonom PGNW diresmikan langsung guru besar kita. Di dalamnya berisi sekian banyak bait dari beliau yang kemudian kita bisa ra’i atau kias sebagai muridnya yang kemudian tugas kita meneruskannya kepada generasi masa depan kita”, pesan Lale Yaqutunnafis.

Ia menambahkan, bagaimana perjuangan Bapak Almagfirlah Maulana Syeikh TGKH. Zainuddin Abdul Majid dalam merintis dunia pendidikan guna mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai amanah UUD 1945.

“Beliau (Maulana Syeikh_red) jauh – jauh hari sebelumnya, sebelum Indonesia merdeka sudah memikirkan bagaimana memajukan pendidikan kepada generasi masa depan kita,” bebernya.

Ia meminta agar keberadaan para guru tetap menjadi perhatian pemerintah baik dari tingkat pusat maupun provinsi dan daerah mengingat masyarakat tidak akan bisa terlepas dari kebodohan dan kemiskinan jika tanpa jasa dan perjuangan dari para guru.

“Jangan remehkan keberadaan guru karena tanpa jasa para guru kita tidak akan jadi apa-apa”, p tegasnya.

Ia juga berharap kepada Pemerintah Daerah Lombok Timur agar melibatkan guru dalam membantu berkontribusi dan  bersinergi membangun kemajuan daerah. Mengingat kata dia, banyak juga kegiatan kegiatan dalam PGNW seperti aneka keterampilan yang aktualisasinya  terkoneksi dengan kemajuan baik dari sekup Daerah maupun lintas yang lebih luas yakni Indonesia.

“Sebagai Ketua Pimpus PGNW saya ucapkan Selamat Hardiknas,  tetaplah menghidupkan pendidikan PGNW aktifkan. Bersama bergerak untuk pendidikan tanpa batas”,pungkasnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lotim H.M.Juaini Taofik, mewakili Bupati Lotim H.M.Sukiman Azmy dalam sambutannya menyampaikan sudah semestinya kerjasama Pemda di bidang pendidikan harus tetap dilakukan.

Salah satu raport resmi dari pemerintah kata dia adalah Human Indeks Development atau  Indeks Pembangunan Manusia dalam mengukur kinerja pemerintah daerah dengan masyarakatnya. Salah satunya adalah kerjasama dalam meningkatkan dunia pendidikan guna mengentaskan kemiskinan dan kebodohan.

Terbukti dari torehan capaian IPM Lombok Timur yang mengalami kenaikan 2 digit dari ranking atau peringkat 9 di tahun 2019 naik menjadi ranking atau peringkat ke – 7 ditahun 2022.

“Pemda Lotim harus pandai  bersyukur mengingat trending IPM ditahun 2019 Lotim diranking – 9  bisa naik 2 digit ke ranking ke -7 di tahun 2022. Hal itu terlaksana tentu tidak lepas dari jasa para guru di setiap satuan Pendidikan,”tuturnya.

Kata Sekda Taofik, ada tiga komponen yang harus tetap berjalan guna mempertahankan bahkan meningkatkan capaian IPM melalui sektor Pendidikan. Pertama adalah Kolaborasi, dimana semua guru harus bisa berkolaborasi terutama pada harapan lama sekolah. Agar para pemuda yang putus sekolah melalui organisasi organisasi kemasyarakan yang ada bisa terakomodir sehingga mereka tidak putus asa.

“Rata – rata lama sekolah juga berpengaruh terhadap Kecerdasan Intelektual. Sehingga meskipun masa lama sekolah mereka tidak lama tapi mereka pintar, itu akan membuat warga tidak dibodoh – bodohi ketika mereka mencari kerja,” tandasnya.

Ia juga menyebut capaian prestasi Lombok Timur yang dirilis Harian Kompas.com Dimana Kompas merilis  dari 514 kabupaten lebih yang ada di Indonesia, Kabupaten Lotim masuk ranking 3  Indeks Layak Huni sementara 4 masuk ranking 4 setelah dilihat dan dinilai dari banyak aspek oleh ahli demografi. Diantaranya penilaiannya aspek lingkungan, kondisi sosial dan potensi ekonomi dan infrastruktur.

“Hikmah yang bisa diambil para guru harus bisa mendidik generasi kedepan agar lebih cerdas, agar siap menjadi tuan rumah di daerah sendiri,” imbuhnya.

Kedua lanjutnya, adalah  Komunikasi,  mengingat siapapun,  kata  Kak Ofik sapaan akrabnya yang pintar merawat komunikasi atau memiliki ilmu komunikasi yang  bagus pasti akan menghasilkan banyak keuntungan positif dalam kehidupannya.

Ketiga adalah Kritikal, ia meminta k pada semua tokoh baik tokoh publik maupun tokoh agama dan tokoh pendidikan  agar legowo pada saat menerima kritikan. Mengingat, menurut Sekda kritik adalah akan menjadi input yang akan membangun dan akan memberi manfaat bagi diri sendiri bahkan orang lain. “Mari kita memberikan kritik dengan cara yang santun,”pungkas Sekda Lotim.

Sebelumnya, Ketua PD PGNW Lotim H.Lalu Budi Karyawan, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Lotim yang selalu memberikan tempat atau ruang dalam setiap kegiatan bagi Persatuan Guru Nahdlatul Wathan (PGNW).

Ia menambahkan acara Halal Bihala PGNW adalah momentum mempererat tali silaturahmi dan meneruskan cita cita Pahlawan Nasional asal NTB dalam memajukan pendidikan khususnya di NTB.

“Apa yang kami lakukan di PGNW ini adalah meneruskan cita – cita guru kami sekaligus pendiri PBNW Malauna Syeikh TGKH.Zainuddin Abdul Majid”, tuturnya.

Ia menyebut hingga saat ini  begitu banyak guru yang sudah bisa mendapatkan kemudahan melalui sertifikasi atau PPPK. Itu sebagai tanda dimana keberadaan guru sampai kapanpun selalu dibutuhkan dalam memberi manfaat kepada generasi dimasa yang akan datang.

Ditambahkannya, persatuan guru yang tersebar di 21 cabang  harus tetap bergerak demi kemajuan generasi dimasa yang akan datang.”Tidak boleh satupun guru yang ada di NW tidak masuk di kepengurusan PGNW”, pintanya.

Sebagai pengajian halal bihalal disampaikan Dr. TGH. Khairi Yasri, menyampaikan guru adalah profesi mulia, tidak semua orang mampu untuk mengemban tugas mulia ini. Ia menyampaikan bagaimana hanya orang berilmu yang mendapat kebahagiaan di dunia dan akherit. “ Barangsiapa yang menginginkan dunia maka hendaklah dengan ilmu, barangsiapa yang menginginkan akhirat, maka hendaklah dengan

Turut hadir dalam acara Kapolres Lombok Timur yang diwakili Wakapolres Kompol Raditya Suharta, Kaban BKPSDM Dr.H.Mugni, para Tuan Guru dan semua Pimpinan Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Wathan dan Badan-Badan Otonom NW. (yat)

Bagikan Berita

Share this post