Lombok Timur, suararinjani.com – Sebuah tradisi sangat baik yang ditinggalkan Pendiri Madrasah NWDI, NBDI dan Organisasi NW almagfurulah Maulanassyaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, semasa hayat adalah shilaturahim pasca lebaran. Tradisi ini terus menerus ia lakukan sebagai wahana saling memaafkan antar guru dan santri, pengurus dengan pengurus dan keluarga NW dan umat Islam pada umumya.
Sekertaris Jenderal PBNW, Prof. TGH Fakhrurrazi Dahlan, di sela-sela menghadiri Pengajian Silaturahim Pendididkan PBNW di Pontren Syaikh Zainuddin NW Anjani, pada Sabtu (29/04) mengungkapkan bahwa tradisi silaturahim ini adalah warisan sang Guru Besar NW dan Ummat Islam. “Ini patut kita teruskan sebagai wahana saling memaafkan antar sesame,”ungkapnya.
Guru Besar UIN Mataram ini juga menjelaskan silaturahim dalam organisasi NW bisa kita klasifikasikan menjadi 4 kategori. Pertama: Silaturrahim Pribadi Pendiri NW: Silaturrahim Pribadi Maulanassyaikh: Silaturrahim kepribadian Maulanasyyaikh yang tidak mengatasnamakan posisi beliau dalam organisasi NW.
“Silaturrahim pribadi guru untuk murid beliau. Maka acara Silaturrahim Pribadi adalah untaian kasih sayang sang guru-mursyid kepada murid dan muhibbin,” jelasnya.
Kedua, lanjutnya, Silaturrahim Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW). Pengajian yang disusun oleh Departemen Dakwah dan Penerangan PBNW yang disebar ke setiap wilayah, daerah, cabang. Maka disitu acara PBNW disambut oleh PW NW, PDNW PCNW.
“Semua Badan Otonom-Lembaga bersatu padu untuk menyukseskan kegiatan Silaturrahim PBNW. Struktur pun harus disebutkan berjenjang sesuai jenjang kepengurusannya,” tuturnya.
Ketiga: Silaturrahim Pendidikan. Menurutnya, silaturrahim guru murid santri dengan pimpinan yayasan, pimpinan organisasi dari semua jenjang. “Silaturrahim awal dimulai kegiatan belajar mengajar di semua jenjang pendidikan di seluruh lembaga NW,” urainya.
Dan keempat adalah Silaturrahim Nasional- Internasional Nahdlatul Wathan. Banyak Silaturrahim yang sifatnya tahunan sebagai ajang koordinasi, konsolidasi, evaluasi dan peningkatan kapasitas ke-NW-an.
“Melalui silaturrahim NW melalui HULTAH Madrasah NWDI, HADI NW. Muktamar NW, Silatnas Pengurus NW se-Indonesia. Ini bagian dari silaturrahim nasional bahkan Internasional,”pungkas ketua DPD Askopis NTB ini. (vin)