Silaturahim dengan Keluarga Besar NW, Ini Pesan Kapolda NTB

Silaturahim dengan Keluarga Besar NW, Ini Pesan Kapolda NTB

Lombok Timur suararinjani.com – Kapolda NTB, Irjend. Pol. Joko Poerwanto, menghadiri cara Silaturahim Pendidikan Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) di Pontren Syaikh Zainuddin NW Anjani, Sabtu (29/04).

Kapolda NTB, Irjend. Pol. Joko Poerwanto, dalam sambutannya mengajak semua santri dan jamaah NW agar tetap menjaga kondusifitas daerah masing-masing. Perlu kita menjalin kerjasama, baik santri dan masyarakat semua. “Pesan saya kepada semua, titip Lombok Timur, NTB dan Indonesia, aman dan nyaman di tempat masing-masing,” harapnya.

Joko juga mengatakan jika ada dari santri yang berkeinginan menjadi anggota polisi terbuka lebar. “Karena saya berjanji dan ungkapan terimaksi dengan amanah yang saya diberikan Allah SWT di NTB untuk berterimaksi itu program saya adalah  tidak ada rekruktmen menjadi polisi dengan menggunakan uang, baik itu tamtama, bintara ataupun taruna,” tegasnya.

“Maka kebijakan saya kalau salah satu di sini pak Hery Kapolres Lotim, rekrutmen proaktif kita lakuan, untuk yang hafiz dan sudah banyak itu. Ada program itu, saya minta amat sangat Kapolres, program dari  Biro SDM untuk mendampingi dan arahan tentang pengalaman tahun sebelumnya tolong dibantu,”perintahnya.

Karena lanjutnya, yang dibutuhkan menjadi anggota polri adalah yang baik dan benar. “Kalau muncul angota polri dari sini (pondok pesantren red)  haqqul yaqin berarti saya mendapatkan anggota polri yang integritasnya terjamin. Itu syarat yang paling penting,” tandasnya.

“Saya bilang kepada semuanya polisi yang di Polda NTB termasuk di Lombok Timur, kalau nurani kita sobek, integritas kita sobek, maka kita hanya sesosok daging yang berpakaian polisi, tidak ada manfaatnya,” sambung Irjend. Joko.

Selain itu, kata nomor satu di Polda NTB ini, kami perlu koreksi dari  masyatakat. Kami perlu masukan untuk membangun bagaimana Polri di Polda NTB bisa memberikan pelayanan dengan baik. Kami punya beberapa program ternyata di sini sudah dilakukan yaitu menurunkan keminskinan di NTB. Banyak pekerja migran menjadi korban di luar negeri dengan janji-janji yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Saya mengajak semuanya untuk dapat bekerjasama sehingga bisa menurunkan kemiskinan di NTB. Intinya kami siap menerima koreksi dan masukan dan kami siap memperbaiki untuk kedcepan menjadi lebih baik dan mohon kami dijadikan mitra untuk menjaga daerah NTB aman dan nyaman,”pungkasnya.

Hadir pada acara tersebut Ketua Dewan Musytasyar PBNW Ummuna Hj St Raihanun Zainuddin AM, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) TGKH L G Muhammad Zainuddin Atsani, Kepala Kanwil Kemenag NTB, Kepala BIN NTB, Kapolres Lotim, Kepala Kemenag Lotim, Masyiakhul Mahad, pengurus NW dari tingkat pusat sampai ranting dan sejumlah pejabat lainnya.(vin)

Bagikan Berita

Share this post