BEM Fakultas Dakwah IAIH NW Lotim Gelar Diklat Karya Tulis Ilmiah

BEM Fakultas Dakwah IAIH NW Lotim Gelar Diklat Karya Tulis Ilmiah

Lombok Timur suararinjani. com – Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Dakwah IAIH NW Lombok Timur menggelar Pelatihan dan Pendidikan (Diklat) Karya Tulis Ilmiah di Ruang Rapat Kiyai Hamzanwadi II kampus setempat Ahad (14/01). Kegiatan ini diikuti 41 mahasiswa IAIH NW Lotim.

Ketua BEM Fakultas Dakwah, Hawari Husen, mengatakan kegiatan Diklat Karya Tulis Ilmiah ini sebagai bentuk aplikasi program kerja BEM yang telah disusun. Dalam acara ini kita hadirkan para pemateri andal yang memiliki banyak tulisan baik itu jurnal, artikel ataupun buku yakni, Wakil Dekan I Fakultas Dakwah IAIH NW Lotim, Yunita Indinabila, Firad Wijaya, dan  Adet Tamula Nugraha.

“Mari kita ikuti kegiatan yang cukup bagus ini supaya bisa menulis artikel, jurnal atau bahkan sebuah buku,”ajaknya.

Kata Hawari, keberhasilan acara ini tidak hanya mencerminkan komitmen BEM Fakultas Dakwah dan Komunitas Mahasiswa Menulis (KMM) dalam meningkatkan literasi ilmiah di kalangan mahasiswa, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam perjalanan akademis para peserta.

“Semoga ini satu langkah yang menjadikan kita menjadi penulis berkualitas dan profesional,”pungkasnya.

Firad Wijaya dalam pemaparannya, memberikan teknik kepada peserta Diklat tentang memahami karakteristik dan gaya penulisan bahasa ilmiah. Di mana menurutnya, memiliki teknik menulis adalah kunci keberhasilan sebuah tulisan yang berbobot.

Sedang Yunita Indinabila tidak hanya memberikan pengajaran teknis, tetapi juga membawa peserta melalui perjalanan mendalam mengenai esensi tulisan ilmiah. Dengan keahlian dan wawasannya, narasumber ini tidak hanya memberikan arahan praktis, namun juga menegaskan pentingnya etika dalam menyusun sebuah jurnal ilmiah.

Narasumber ke tiga, Adet Tamula Nugraha menunjukkan keahlian dan dedikasinya dalam membimbing peserta. Adet Tamula Nugraha tidak hanya berperan sebagai pembimbing, tetapi juga menginspirasi peserta untuk meraih kemampuan optimal dalam menyusun makalah ilmiah. (*)

Bagikan Berita

Share this post