Lombok Timur SR – Pengurus Yayasan Pontren Syaikh Zainuddin NW Anjani, menggelar tasyakkur penamatan santri kelas akhir dari tingkat TK-SMA/SMK/MA di halaman Majlis Dakwah Hamzanwadi II Anjani, Ahad (21/05).
Dalam laporannya, ketua panitia penamatan, TGH Ihsan mengatakan kegiatan ini merupakan rutinitas sebagai wujud kesyukuran kita kepada Allah SWT atas berhasilnya menamatkan santri kelas akhir. Santri yang tamat tahun ini pada lembaga pendidikan di Ponpes Syaikh Zainuddin NW Anjani dari tingkat TK-MA/SMA/SMK sebanyak 856 orang.
“Adapaun rincinannya sebagai berikut, TK 31 orang, MI 30 orang, MTs Muallimin NW, 116 orang MTs Muallimat NW 88 orang SMP NW, 23 orang, MA Muallimin NW, 150 orang, MA Mu’allimat NW, 132 orang, MAPK Syaikh Zainuddin NW, 172 orang, MAK Hamzanwadi II, 45 orang, SMK NW 17 dan SMK NW 52 orang,” ucapnya.
Dalam amanatnya, Ketua Yayasan Pontren Syaikh Zainuddin NW Anjani, yang disampaikan TGKH Muhammad Zainuddin Atsani, mengingatkan kepada para santri yang akan menamatkan studinya di setiap jenjang agar terus melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi, hal ini mengingat zaman yang semakin canggih dan modern.
“Sehingga perkembangan keilmuan terutama IT dewasa ini sangat cepat dank an menggilas yang tidak siap menghadapi perubahan global sekarang ini,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, Ketua Umum PBNW ini mengimbau kepada para wali santri agar terus memberikan motivasi dan mendukung anak-anaknya dalam menuntut ilmu sebagai bekal dalam mengarungi kehidupan di dunia dan akhirat kelak.
Ia juga tidak lupa memesankan kepada para santri agar terus mengingat jasa NW yang telah memberikan keluasan ilmu, terutama ilmu akhlak yang memiliki nilai yang tinggi.
“Kita hidup di dunia ini berdampingan, bersamaan sehingga adab dan akhlak kita tetap diutamakan. Di manapun kalian berada dan profesi apapun yang anakda dapatkan jangan lupa jasa NW,”ingatnya.
Rektor IAIH NW Lotim ini juga mengungkapkan akan peran penting pengasuh yang memiliki waktu yang lama bersama santri. Oleh sebab itu para pengasuh di asrama maupun guru di setiap jenjang pendidikan agar meningkatkan kedisiplinan dan keprofesional dalam mendidik dan membina santri kita.
“Mari jaga amanat dari para wali santri kita yang telah menitipkan anak-anaknya untuk dididik menjadi anak yang berilmu, berakhlak dan berprestasi,”pungkasnya.
Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Yayasan Pontren Syaikgh Zainuddin NW Anjani, Ummuna Hj St Raihanun ZAM, Dir. Intel Polda NTB, Kabinda NTB, Kapolres Lotim, Dandim 1615, Kemenag Lotim jajaran pengurus NW dan sejumlah tamu undangan lainnya. (sr)