Lombok Timur SR – HIMMAH NW Komisariat MDQH NW di Anjani menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Kantor Desa Anjani Kamis (28/07/22) dengan mengusung tema ‘Optimalisasi Pergerakan Organisasi Perempuan’.
Sebagai narasumber, hadir Ketua Umum Pimpinan Pusat PGNW yang juga Dekan Fakultas Keguruan dan Pendidikan (FKIP) UNW Mataram Lale Yaqutunnafis, Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak BPPAKB Kabupaten Lombok Timur, Pembina PERPU Lombok Timur, Duta Genre Putri Provinsi NTB Tahun 2022.
Dalam laporannya, Ketua Komisariat Himmah NW Komisariat MDQH NW Anjani, Alung Saputra, mengatakan momentum kegiatan ini supaya semua perempuan Nahdlatul Wathan dapat berkontribusi untuk perjuangan Nahdlatul Wathan.
“Kami berharap degan adanya FGD, perempuan-perempuan Nahdlatul Wathan bisa berkontribusi untuk perjuangan kaum perempuan dan Nahdlatul Wathan,” katanya
Ketua Pimpinan Wilayah Himmah NW NTB, Salman Sofian,dalam sambutannya mengungkapkan akan pentingnya peran perempuan saat ini, bahkan ia menegaskan perempuan-perempuan dalam mempersiapkan dirinya harus mampu mengembangkan kapasitas diri yang mereka miliki.
“Perempuan harus berkreasi dan berprestasi diluar. Keterlibatan perempuan pada saat ini sangat dibutuhkan,” ungkapnya.
Lale Yaqutunnafis, memberikan motivasi kepada seluruh peserta yang hadir. Menurutnya, perempuan memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki, walaupun pada dasarnya secara kodrat berbeda dihadapan Allah SWT. Perempuan juga memiliki peran penting dalam pembangunan.
“Kehebatan wanita adalah dia diberikan energi lebih oleh Allah, dan hebatnya perempuan juga sebagai salah satu indikator keberhasilan pembangunan,” ucapnya.
Umi Yaqut, panggilan akrabnya juga menambahkan, perempuan telah banyak memberi kontribusi sejak Indonesia belum merdeka, dan organisasi. “Perembuan harus memiliki mental yang kuat, dan harus berupaya untuk memberikan kontribusi dalam berorganisasi,” pungkasnya.(hin)