Sumbawa suararinjani.com – SMKN 2 Sumbawa Besar memulai pembelajaran semester genap tahun pelajaran 2024/2025 dengan semangat dan dedikasi tinggi. Pembelajaran semester ini diawali pada tanggal 2 Januari 2025, menandai dimulainya kembali proses belajar mengajar setelah libur semester ganjil.
Para siswa dan guru tampak antusias menyambut semester baru ini, siap untuk melanjutkan kegiatan akademik dan meraih prestasi gemilang. Diharapkan semester genap ini dapat berjalan lancar dan produktif bagi seluruh warga sekolah.
Sebagai bukti nyata dari semangat berprestasi, SMKN 2 Sumbawa Besar terus menorehkan prestasi membanggakan, salah satunya di Januari ini. Ananda Mario Jardel berhasil meraih medali emas Under 63 Kg Yunior Putra dalam Kejuaraan Provinsi Taekwondo 2025 di Selong, Lombok Timur.

Prestasi ini tentu saja menjadi kebanggaan bagi sekolah dan menjadi inspirasi bagi seluruh siswa SMKN 2 Sumbawa Besar untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Semoga pencapaian Mario Jardel ini dapat memotivasi siswa-siswi lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri dan mengharumkan nama sekolah di berbagai ajang kompetisi.
“Alhamdulillah setelah sukses menggelar jobfair dan ekspo produk karya siswa pada tahun 2024, SMKN 2 Sumbawa Besar menargetkan peningkatan prestasi dan kompetensi siswa di tahun berikutnya, kata Kepala SMKN 2 Sumbawa Besar, Khaeruddin melalui Waka Hubinmas, Alfian Rusdi kepada media ini, Sabtu (01/02/2025) siang.
Ia optimis bahwa berbagai program dan kegiatan yang telah disusun akan mendukung siswa dalam mencapai prestasi yang lebih tinggi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
“Peningkatan kompetensi siswa juga menjadi fokus utama, agar lulusan SMKN 2 Sumbawa Besar siap menghadapi tantangan dunia kerja dan mampu bersaing di era global,” tambahnya.
Lebih lanjut, kata Alfian, dalam rangka mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja, SMKN 2 Sumbawa Besar maka akan dihadirkan guru² tamu dari DUDI salah satunya di bulan Februari akan dillakukan sosialisasi K3 dan budaya kerja dari PT SJR Sumbawa Jutaraya Gold Project (SJRP) pada Februari ini.
SJRP, sebuah proyek pertambangan emas yang berlokasi di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat,
“Sosialisasi ini diharapkan mampu memberikan pemahaman komprehensif kepada siswa mengenai budaya kerja dan prosedur keselamatan di lingkungan pertambangan,” tandasnya.
Alfian, menambahkan untuk menjalin kerja sama yang lebih erat dengan Dunia Usaha Dunia Industri berskala Nasional maupun internasional
“Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi siswa untuk magang di PT SJR, serta mendatangkan tenaga ahli dari PT SJR sebagai guru tamu di SMKN 2 Sumbawa Besar,” tandasnya. (bgs/adv)