Bupati Sumbawa Tinjau Perbaikan Ruas Jalan Osap Sio yang Rawan Banjir

Bupati Sumbawa Tinjau Perbaikan Ruas Jalan Osap Sio yang Rawan Banjir

Sumbawa suararinjani.com – Bupati Sumbawa, H. Mahmud Abdullah, bersama dengan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, Lalu Suharmaji Kertawijaya, dan jajaran OPD terkait, meninjau langsung perbaikan ruas Jalan Osap Sio di Kelurahan Seketeng, Sumbawa Besar, Jumat, (12/07).

Jalan Osap Sio selama ini dikenal sebagai daerah rawan banjir setiap tahunnya. Untuk mengatasi permasalahan ini, pemerintah daerah akan melakukan penanganan terpadu, termasuk perbaikan saluran irigasi mulai dari simpangan Ai Awak hingga simpang SMKK, serta peninggian badan jalan sepanjang 1.100 meter.

“Saya meminta jangan ada lagi genangan air baik musim hujan maupun tadah hujan di sini. Upayakan bagaiman air yang biasa tergenang mengalir terus ke sungai brang biji,” ujar Haji Mo.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Lalu Suharmadji, berharap perbaikan Jalan Osap Sio dapat rampung pada bulan Desember 2024. Penanganan Jalan Osap Sio dan Longsor Uma Sima: Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat untuk Solusi Terpadu.

Dikatakan oleh Camat Sumbawa Iwan Sofyan bahwa penanganan ruas jalan Osap Sio tidak hanya berfokus pada perbaikan jalan yang rawan banjir, tetapi juga terkait erat dengan penuntasan masalah longsor di atas bukit Uma Sima. Pemerintah daerah bersama Kecamatan Sumbawa telah melakukan pendekatan dan sosialisasi intensif dengan masyarakat, melibatkan forum pimpinan kecamatan, lurah, tiga pilar, tokoh masyarakat, kader PKK, dan posyandu.

“Komunikasi dan diskusi informal yang berkelanjutan telah berhasil membangun kesadaran masyarakat sebagai mitra pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan ini. Bupati Sumbawa, bersama dengan TNI, Polri, dan berbagai elemen masyarakat, bahkan turut serta dalam kegiatan pembersihan di titik nol Uma Sima yang berbatasan dengan Seketeng,” ujarnya.

Kolaborasi ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk tidak hanya mengatasi masalah teknis, tetapi juga menjaga kondusivitas wilayah agar konsultan teknis dapat bekerja dengan baik.
Masyarakat berharap agar penanganan ini juga mencakup perbaikan crossing agar air yang selama ini menggenang dapat mengalir lancar ke sungai Brang Biji. Meskipun masih ada sebagian warga yang ragu, pemerintah daerah terus berupaya meyakinkan mereka akan komitmen dalam menyelesaikan permasalahan ini secara tuntas.

“Dengan adanya kerjasama yang baik antara pemerintah daerah dan masyarakat, diharapkan penanganan Jalan Osap Sio dan longsor Uma Sima dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar,” pungkas Camat Iwan. (ruf/bgs)

Bagikan Berita

Share this post