Sumbawa SR – Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq, membagi sebanyak 2500 Paket Lebaran, kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Dapil 4 yang meliputi Kecamatan Alasa, Alas Barat dan sebagainya, Sabtu malam (22/04).
Rafiq menyampaikan dengan banyaknya persoalan yang mendera masyarakat, kita berharap kepada warga yang diberikan kemampuan dan kelebihan rizki untuk berbagi dengan sesama, karena perbuatan baik pasti dibalas oleh Allah SWT dengan yang lebih banyak. Terlebih di Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat mulia dan penuh keutamaan.
“Alhamdulillah malam ini, Saya bersama kawan-kawan memberikan 2.500 paket untuk kebutuhan lebaran kepada masyarakat di Dapil 4. Semoga sedikit banyak dapat bermanfaat dan memberi semangat dalam berlebaran bersama keluarga,” urai Rafiq.
Masih kata A. Rafiq, hal ini sebagai wujud syukur atas segala anugerah Nya, kesuksesan perjuangan bersama dalam melawan pandemi Covid-19, sehingga kita bisa tetap eksis bertahan mengisi kembali kehidupan.
“Malam ini kami memberikan bantuan 2500 paket untuk masyarakat agar bisa ikut berlebaran dengan hati yang bahagia. Meskipun belum bisa meng-cover semuanya, setidaknya apa yang kita mampu sebagian jangan kita tinggalkan,” ucapnya. “Semoga bingkisan lebaran ini menjadi penyemangat dalam beribadah dan berinteraksi social,” sambungnya.
Kata Rapiq, ketika masyarakat kesulitan untuk mendapatkan kebutuhan pokok, DPRD Kabupaten Sumbawa bersuara agar peran penstabil harga dapat bergerak cepat menjaga ketersediaan stok barang, termasuk yang saat ini terjadi adalah kelangkaan dalam mendapatkan gas elpiji 3 kilogram.
“Masalah gas elpiji 3 kg., menjadi komoditas langka di tiga Kecamatan yaitu Alas, Alas Barat, Buer bahkan sebagian di Utan. Atas fenomena ini kami perlu mengkaji, apakah penyebabnya. Apakah disebabkan dari hulu (Pemasok di SPBE) ataukah di tingkat hilir (pengecer),” ucap Rafiq.
Kami berharap kepada Pemerintah Daerah segera turun ke lapangan agar rantai pasok distribusi gas elpiji ini berjalan lancar hingga kebutuhan masyarakat terpenuhi.
“Semoga tidak ada oknum yang memanfaatkan situasi ini untuk mensabotase distribusi dari distributor hingga ke panggkalan dengan memindahkan kepada penjual lain yang semestinya diberikan kepada masyarakat di suatu wilayah yang telah ditetapkan oleh Hiswana Migas Kabupaten Sumbawa. Kami akan mengundang pemkab untuk menyelesaikan persoalan gas elpiji ini,” pungkas Rafiq. (ruf/bgs)