Ketua DPRD Sumbawa Bantu Kebutuhan Dapur Umum Korban Banjir Alas

Ketua DPRD Sumbawa Bantu Kebutuhan Dapur Umum Korban Banjir Alas

Sumbawa Besar, SR – Musibah banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Alas membawa nestapa dan kepilauan yang mendalam, banyak Kepala Keluarga yang merasakan dampaknya hingga saat ini. Uluran tangan dari sesama sangat dibutuhkan untuk membantu meringankan beban hidup mereka.

Dari pantauan Wartawan Suara Rinjani Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa membantu kebutuhan dapur umum bagi warga yang terkena banjir di Kecamatan Alas Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ketua DPRD Sumbawa, Abdul Rafiq bersama rombongan berkunjung kebeberapa titik lokasi memberikan semangat, motivasi serta membagikan paket sembako dan menyediakan makanan siap saji di dapur umum yang sudah disediakan pada Minggu (20/02) lalu.

“Tadi siang setelah landing dari Surabaya, Saya langsung menuju Alas membersamai para warga yang teritimpa musibah banjir bandang. Kami ikut prihatin dengan musibah banjir bandang yang menimpa 6 desa di kecamatan Alas. Siang ini kami mendroping sembako untuk membantu kebutuhan dapur umum. Hal ini masih diperlukan untuk beberapa dapur umum yang ada. Oleh karenanya bantuan dari berbagai kalangan yang memiliki kelebihan Rizki, sangat kami harapkan. ” imbuh, Rafiq yang juga Ketua Ikatan Keluarga Lombok Sumbawa ini.

Hal penting, kata dia, sebagai solusi menengah dan jangka panjang bagi permasalahan warga yang rumahnya telah hanyut dan rusak adalah bahan bangunan untuk membangun kembali rumahnya.

“Ranah pemerintah daerah dengan kemampuan keuangan yang ada untuk mengalokasikan anggaran pembangunan rumah warga yang hanyut Kami harapkan ini bisa segera direalisasikan,” pinta Rafiq.

Lanjutnya, termasuk pula kebutuhan air bersih juga penting, normisasi sumur warga yang tercemar sampah dan lumpur juga perlu dilakukan pengurasan kembali, sembari itu dilakukan droping air bersih di rumah rumah warga.

“Untuk kondisi kerusakan umum, Pemerintah perlu segera bergerak melakukan mitigasi pasca bencana alam karena kami melihat kondisi jembatan yang putus, sedimentasi sungai, saluran irigasi yang rusak membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah untuk segera diperbaiki,” pungkas Rafiq. (ruf/bgs)

Bagikan Berita

Share this post