Reses Abdul Rafiq Diserbu Warga, Siap Bangun Pariwisata dan Pendidikan

Reses Abdul Rafiq Diserbu Warga, Siap Bangun Pariwisata dan Pendidikan

Sumbawa, SR – Empat hari waktu yang dialokasikan untuk Reses terjun ke tengah masyarakat bagi kalangan leislatif Kabupaten Sumbawa. Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq memaksimalkannya kegiatan reses tersebut. Pada hari Kedua Kamis (10/03) Abdul Rafiq menggelar reses di 2 titik. Abdul Rafiq, menggelar reses di SD Negeri Labuan Alas, yang diikuti  oleh para kepala sekolah dari tingkat TK, SD, SMP se Kecamatan Buer, Kecamatan Alas, dan Kecamatan Alas Barat.

Menurut Rafiq, reses kali ini sengaja mengundang banyak tenaga guru dan kepala sekolah di 3 kecamatan agar berjalan efektif dan dapat menyerap aspirasi di dunia pendidikan secara lebih komprehensif.

“Dunia Pendidikan kita adalah wajah pembangunan di Kabupaten Sumbawa, semakin besar perhatian Pemerintah daerah akan memberikan harapan besar kemajuan Sumbawa pada masa kini dan yang akan datang. Oleh karenanya apa yang dikeluhkan oleh para guru dan pengelola sekolah menjadi attensi Kami,” ucap Rafiq.

Kemudian lanjutnya, dunia pendidikan sangat perlu memanfaatkan kecanggihan teknologi yang ada, sehingga diharapkan nantinya bisa tercipta kualitas pendidikan yang mampu bersaing dengan daerah lain. terlebih sekarang ini revolusi 4.0 sudah merambah ke daerah, maka insan pendidikan tak boleh ketinggalan untuk belajar,” tandas Rafiq.

Dengan adanya kemajuan teknologi komunikasi dan teknologi informasi (IT) dampaknya bisa dirasakan pada dunia pendidikan seperti saat ini. Hal ini bisa terlihat dengan banyaknya sekolah yang menggunakan jaringan internet sebagai sarana untuk menunjang sistem pembelajaran yang ada disekolah, apa yang menjadi kebutuhan kesana bisa menjadi prioritas untuk disiapkan seperti jaringan wifi, komputer dan penyiapan SDM operatornya,” ungkap Rafiq.

Kami yakin dibalik ancaman kejahatan syiber, ada kekuatan besar yang bisa diambil manfaatnya dari kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, seperti bisa menghemat waktu dan biaya, sehingga sekolah diharapkan bisa lebih meningkatkan kualitas SDM dan bisa bersaing dengan sekolah lainnya dalam hal memajukan dunia pendidikan.

“Dengan adanya tuntutan modernisasi pendidikan yang ada pada saat ini, maka dunia pendidikan harus memiliki kekuatan dan integritas yang tinggi agar tidak tertinggal dengan sekolah yang sudah berkembang,” beber Rafiq.

Ada sejumlah aspirasi yang disampaikan berkaitan dengan peningkatan sarana dan prasarana infrastruktur pendidikan di tiga kecamatan tersebut. Diantaranya, Perbaikan dan pembangunan ruang belajar, pembangunan tembok sekolah, pamasangan paving blok, sarana komputer hingga perbaikan kamar mandi sekolah,” ungkap Rafiq yang juga Ketua Dewan Pembina  PGRI Kabupaten Sumbawa ini.

Pada kesempatan tersebut, Abdul Rafiq menjelasakan kegiatan reses ini merupakan agenda wajib pimpinan dan anggota DPRD, dalam rangka menjaring aspirasi dari seluruh lapisan masyarakat sekaligus media untuk silaturrahmi.

“Setiap usulan akan dimasukkan dalam pokok -pokok pikiran DPRD (pokir) untuk dijadikan bahan dalam penyusunan APBD Kabupaten Sumbawa pada tahun rencana, sebisa mungkin semua masuk dalam skala prioritas dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan atau fiskal daerah,” ujar Rafiq.

Selama 2 tahun terakhir ini banyak aspirasi masyarakat yang telah digelontorkan, hal ini berjalan atas kerjasama dan harmoni 2 lembaga yakni eksekutif dan legislative. “Inilah yang kami jaga,” imbuh Rafiq.

Setelah reses di SD Negeri Labuhan Alas,  pada malam harinya Abdul Rafiq melanjutkan reses di Desa Pulau Kaung sebagaimana telah diagendakan. Menurut Rafiq, antusiasme masyarakat sangat tinggi dalam mengikuti reses tersebut. “Alhamdulillah semalam kami bersama jajaran aparatur desa mendengarkan harapan dan aspirasi warga. Ada Pak Kades, Sekdes, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama Pemuda, Pokdarwis dan para nelayan yang mengikuti reses tersebut,” ungkapnya.

Pariwisata, katanya adalah pokok utama pembicaraan kami pada malam itu. Kelompok pemuda sadar wisata menyuarakan hal ini, mereka berkeinginan kuat untuk memajukan desa melalui pariwisata, karena potensi alam dan sumberdaya manusianya sangat melimpah. Oleh karenanya dibutuhkan sentuhan pemerintah untuk membangun infrastruktur ataupun memperbaiki infrastruktur yang ada seperti objek wisata Pantai Mutiara, terlebih Sumbawa sebagai tempat perhelatan MXGP yang merupakan event Internasional, maka Pokdarwis juga harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya dengan standar pelayanan dan infrstruktur yang memadai.

“Sejalan dengan itu usaha masyarakat sebagai penopang utama juga butuh dibantu seperti penguatan modal usaha UMKM”. Beber Rafiq yang juga Ketua Ikatan Keluarga Lombok Sumbawa Ini.

Kami juga memberikan Bantuan  secara simbolik kepada masyarakat Desa Pulau Kaung  dan Desa Labuhan Burung yang akan digelontorkan pada Tahun 2022 ini yang merupakan hasil serap aspirasi tahun sebelumnya. Ini adalah bukti bahwa Pemerintahan Daerah tetap hadir di tengah-tengah masyarakat,  diantaranya sebanyak 100 unit mesin  mesin ketinting senilai Rp. 300 juta,  Kemudian ada Bantuan Kendaraan roda tiga, bantuan modal usaha untuk pedagang ikan dan juga bantuan sebanyak 70 unit mesin Ketintinting untuk  Desa Labuhan Burung.

“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi penunjang aktifitas masyarakat dalam berusaha dan menopang kebutuhan rumah tangganya. Kami yakin sekecil apapun usaha pasti akan sangat dibutuhkan oleh warga kita saat ini, karena pandemi Covid 19 memberikan terpaan dan dampak yang besar dalam kehidupan masyarakat. Sentuhan langsung Pemerintah sangat diperlukan sekarang ini,” pungkas Rafiq. (ruf/bgs/adv)

Bagikan Berita

Share this post