Lombok Barat SR – Jalur penghubung dua dusun ambruk dan jebol. Disinyalir hujan deras yang mengguyur kawasan Sekotong beberapa hari lalu, menjadi penyebab robohnya satu-satunya akses yang menjadi kebutuhan bagi umat Hindu di Desa Pelangan Sekotong, menuju ke Pura Dalem setempat.
I Nengah Merta, warga setempat menyebutkan, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, guyuran hujan Selasa lalu itu memang seolah tiada henti. Sejak Selasa dini hari hingga Selasa sore hari hujan turun dengan intensitas yang cukup tinggi, akibatnya sungai satu-satunya di Desa Pelangan itu meluap walaupun tidak sampai ke perkampungan warga.
“Tanggul jembatan yang memang sudah sebelumnya jebol menjadi lebih parah,” demikian disampaikan , salah seorang warga setempat, katanya pada Kamis (21/04).
Menurut Nengah Merta, untuk kerusakan kali ini terbilang cukup parah karena hamper setengah badan jalan yang menanjak menuju jembatan jebol. “Kami jadi was-was kalau lewat, karena kerusakannya cukup parah. Jika dibiarkan ini akan semakin parah,” katanya.
Ditambahkannya, jembatan tersebut merupakan akses satu-satunya bagi anak-anak dari Dusun Paloh Tangi Desa Pelangan yang akan bersekolah. Tak hanya itu, jembatan itu juga menjadi akses utama umat Hindu menuju Pura Dalem dan juga tanah pemakaman Banjar Adat setempat.
“Kami bergantung sekali dengan jembatan itu, selain anak-anak yang sekolah, kami juga kesulitan Ketika akan melakukan aktivitas keagamaan di Pura Dalem,” tambahnya.
Warga Banjar Adat Tri Bhuana Pelangan Sekotong sangat berharap agar pemerintah setempat segera turun dan mengambil tiWaindakan perbaikan.
“Kami berharap pemerintah khususnya dinas terkait untuk turun, jangan sampai nanti justru jatuh korban karena jembatan itu cukup tinggi,” pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas PU-PR Lobar, I Made Artha Dana mengakui baru mengetahui jebolnya tanggul jembatan itu dari Media. Namun demikian, begitu mendapat foto dan video lokasi jebolnya tanggul itu pihaknya langsung menggelar rapat internal.
“Kami akan melakukan rapat internal untuk sesegera mengambil Tindakan. Mohon masyarakat untuk bersabar,” singkatnya. (W@N)