Bupati Harapkan Cathlab Syaraf dan Jantung RSUD Praya Segera Beroperasi

Bupati Harapkan Cathlab Syaraf dan Jantung RSUD Praya Segera Beroperasi

Lombok Tengah, suararinjani.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Pemkab Loteng) terus melengkapi sarana kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya. Tidak hanya sumberdaya tenaga kesehatan handal yang disiapkan, akan tetapi juga kekurangan sejumlah dokter-dokter spesialis juga dipenuhi.

Saat ini RSUD Praya tengah membangun gedung  Cathlab Syaraf, Cathlab jantung, dan Poliklinik/Rawat Jalan. Gedung berlantai tiga itu diharapkan akan segera tuntas dalam tahun 2025 ini.

“Kami harap tahun ini bisa beroperasi, sehingga masyarakat tidak lagi ke rumah sakit luar Loteng untuk mendapatkan perawatan,” kata Bupati Loteng, H.L.Pathul Bahri saat Musrenbang belum lama ini.

Bupati menegaskan, keberadaan sarana kesehatan itu akan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Sebab itu pihak rumah sakit harus segera menyiapkan perangkat sumberdaya petugas kesehatan yang memadai.

Pemenuhan kebutuhan masyarakat untuk pelayanan kesehatan adalah cita-cita dan keinginan dari pemerintah daerah (pemda), karena itu tidak hanya pemenuhan peralatan kesehatan di RSUD Praya saja tetapi sekaligus juga di Puskesmas.

“Insha Alloh, dalam hal ini pemerintah berupaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Loteng,” ujarnya.

Sebagai bentuk perhatian pemda terhadap pelayanan kesehatan, Pemkab Loteng juga akan membangun sejumlah rumah sakit baru. Diantaranya rumah sakit tipe C di perbatasan Loteng dan Lombok Barat (Lobar).

“Kita akan bangun rumah sakit di Labulia, Kecamatan Jonggat dan tanahnya sudah ada, tidak lain ini untuk pendekatan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui penyediaan sarana dan prasarana kesehatan harus dilakukan,” terangnya.

Cath Lab atau disebut juga Kateterisasi Jantung dan Angiografi merupakan tindakan atau prosedur medis Kardiologi Diagnostic Invasive. Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan Sinar X guna membantu menampilkan gambaran pembuluh darah di berbagai organ tubuh.

Misalnya, pemeriksaan cath lab pada jantung untuk mengetahui adanya penyakit, penyempitan, sumbatan, atau pelebaran pada pembuluh darah. Alat yang digunakan dalam pemeriksaan ini bisa memberikan hasil gambar yang detail. Dengan demikian, prosedur ini dapat membantu dokter memberikan diagnosis yang akurat dalam melaksanakan tindakan operasi atau Percutaneous Transluminal Coronary Angioplasty (PTCA).

Catheterization Laboratory sudah dilengkapi dengan banyak peralatan canggih dan modern. Alat-alat tersebut akan membantu dokter lebih mudah melakukan prosedur diagnostik dan intervensi dengan invasi minimal.

Prosedur cath lab sendiri lebih banyak dimanfaatkan untuk masalah jantung, seperti pemasangan Stent dan Angiografi Koroner. Selain itu, prosedur Cath lab juga dapat dimanfaatkan di berbagai bidang lainnya, seperti bedah saraf, bedah tulang, radiologi intervensi, dan masih banyak lagi.

Direktur RSUD Praya dr. Mamang Bagiansyah Sp.PD mengatakan, pemeriksaan yang memvisualisasikan arteri maupun bilik jantung, mengatasi stenosis atau masalah kesehatan lainnya dilakukan sebagai tindakan pencegahan dan kuratif.

“Prosedur Catheterization Laboratory dapat dimanfaatkan untuk deteksi dini sebagai tindakan pencegahan terhadap banyak masalah kesehatan,” jelasnya.

Contohnya, deteksi dini pada orang-orang yang memiliki riwayat masalah kesehatan pada jantung. Ini tentu sangat penting dilakukan untuk membantu menekan angka kematian sebagai dampak dari masalah kesehatan tersebut. Melalui tindakan Cath Lab, dokter dapat menentukan tindakan medis yang tepat untuk pasien.

Dengan demikian, dokter juga dapat memberikan rekomendasi pengobatan lanjutan berdasarkan hasil dari angiografi. Semisalnya, tindakan pemasangan ring jantung, intervensi dengan menggunakan balon, atau operasi bypass.

“Pembangunan Cathlab ini sudah rampung hanya beberapa item pekerjaan finishing yang sedang dikerjakan seperti instalasi listrik dan connecting, termasuk juga penyediaan sumber daya manusianya,” ungkapnya.

Mamang memperkirakan pada awal tahun 2026 Cathlab Syaraf dan Jantung tersebut sudah bisa beroperasi.

“Paling lambat tahun depan sudah beroperasi, sekarang sedang kita siapkan sumberdaya petugas kesehatannya” kata Mamang saat ditemui di acara Safari Ramadhan di Kecamatan Praya Timur Senin (17/03) malam. (ang)

 

Bagikan Berita

Share this post